Detail Katalog

ID: 32020
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN (RKA) DALAM SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DI KOTA MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR / Risma Siswi Pradipta

Pengarang:
Risma Siswi Pradipta ; Tumija
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
Nomor Panggil:
336.0135 982 832 RIS e
Control Number:
INLIS000000001195239
BIB ID:
0010-0426000384
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan aplikasi terpadu dan terintegrasi secara nasional. Salah satu manfaat SIPD yaitu dalam pengelolaan keuangan daerah, terkhusus penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang didukung dengan berbagai penunjang didalamnya. Namun dalam pengoperasiannya masih banyak masalah yang dihadapi, baik itu dari internal maupun eksternal dari sistem ini. Masalah yang dihadapi mulai dari Sumber Daya Manusia yang belum memadai, sistem yang sering bermasalah, hingga lambatnya respon dari Kementerian Dalam Negeri dalam permasalahan sistem ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, mendapatkan informasi tentang faktor penghambat, serta upaya yang dilakukan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitiatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulPan data yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun Langkah-langkah yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil penelitian yang dapat diketahui bahwa penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam penyusunan (Rencana Kerja dan Anggaran) RKA sudah efektif dan efisien, karena sangat membantu Pemerintah Daerah dalam pengelolaan keuangan di daerah. Kesimpulan: Dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan seperti, kualitas dan kuantitas SDM pengelola Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sistem yang terkadang bermasalah, serta jaringan telekomunikasi yang sering tidak stabil. Karena adanya hambatan ini, maka BKAD Kota Madiun melakukan berbagai upaya untuk menanganinya. Upaya yang dilakukan adalah terus melakukan bimbingan dan pelatihan bagi pegawai mengenai pengoperasian Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), mengoptimalkan jaringan, serta selalu aktif dan gerak cepat dalam berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri ketika terjadi masalah dalam sistem ini. Adapun saran dari peneliti yaitu menambah waktu bimbingan dan pelatihan terkait pengoperasian Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), meningkatkan kapasitas jaringan, serta aktif dalam mengevaluasi pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06937/IPDN/2023 336.0135 982 832 RIS e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195239 1
005 _ _ 20260413103308 2
035 # # $a 0010-0426000384 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN (RKA) DALAM SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DI KOTA MADIUN PROVINSI JAWA TIMUR /$c Risma Siswi Pradipta 4
100 _ # $a Risma Siswi Pradipta 5
300 # # $a 12 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15182 7
700 _ # $a Tumija 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.0135 982 832 10
084 # # $a 336.0135 982 832 RIS e 11
650 # 4 $a Keuangan daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan aplikasi terpadu dan terintegrasi secara nasional. Salah satu manfaat SIPD yaitu dalam pengelolaan keuangan daerah, terkhusus penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang didukung dengan berbagai penunjang didalamnya. Namun dalam pengoperasiannya masih banyak masalah yang dihadapi, baik itu dari internal maupun eksternal dari sistem ini. Masalah yang dihadapi mulai dari Sumber Daya Manusia yang belum memadai, sistem yang sering bermasalah, hingga lambatnya respon dari Kementerian Dalam Negeri dalam permasalahan sistem ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, mendapatkan informasi tentang faktor penghambat, serta upaya yang dilakukan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitiatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulPan data yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun Langkah-langkah yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil penelitian yang dapat diketahui bahwa penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam penyusunan (Rencana Kerja dan Anggaran) RKA sudah efektif dan efisien, karena sangat membantu Pemerintah Daerah dalam pengelolaan keuangan di daerah. Kesimpulan: Dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan seperti, kualitas dan kuantitas SDM pengelola Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sistem yang terkadang bermasalah, serta jaringan telekomunikasi yang sering tidak stabil. Karena adanya hambatan ini, maka BKAD Kota Madiun melakukan berbagai upaya untuk menanganinya. Upaya yang dilakukan adalah terus melakukan bimbingan dan pelatihan bagi pegawai mengenai pengoperasian Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), mengoptimalkan jaringan, serta selalu aktif dan gerak cepat dalam berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri ketika terjadi masalah dalam sistem ini. Adapun saran dari peneliti yaitu menambah waktu bimbingan dan pelatihan terkait pengoperasian Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), meningkatkan kapasitas jaringan, serta aktif dalam mengevaluasi pelaksanaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name