Detail Katalog

ID: 32025
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2018-2021 / Tiara Adelia Suryani Nugroho

Pengarang:
Tiara Adelia Suryani Nugroho ; Haromin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
15 : ilus
Nomor Panggil:
336.0135 982 881 TIA a
Control Number:
INLIS000000001195244
BIB ID:
0010-0426000389
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi keuangan di Kabupaten Jember yang terus mengalami fluktuasi ketidakstabilan khususnya dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya. Tujuan : Untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan tingkat kinerja dari keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Metode : penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan empat rasio keuangan, yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio IKR, rasio efektivitas anggaran, serta rasio efisiensi anggaran. Hasil/Temuan : Temuan dari analisis keempat rasio tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Jember selama empat tahun terakhir masih rendah dan tingkat ketergantungan atas bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi masih sangat tinggi. Di sisi lain untuk rasio IKR maupun efektivitas menunjukkan kenaikan secara umum tetapi keduanya masih tetap berada di rentang sangat rendah dan kurang. Hanya rasio efisiensi anggaran yang menunjukkan presentase peningkatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa prsentasi peningkatan PAD Kabupaten Jember masih belum dapat mengimbangi presentase total belanja rutin daerahnya, sehingga daerah masih sangat bergantung kepada bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Kesimpulan : Kondisi kinerja keuangan Kabupaten Jember bisa diktakan tidak stabil dan jika tidak adanya upaya dalam memperbaiki hal tersebut akan membawa Kabupaten Jember ke arah kebangkrutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi early warning bagi pemerintah daerah setempat mengenai kondisi keuangan daerahnya sehingga dapat menentukan langkah-langkah kedepannya untuk meningkatkan kondisi kinerja keuangan daerah masing-masing.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06942/IPDN/2023 336.0135 982 881 TIA a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195244 1
005 _ _ 20260413115007 2
035 # # $a 0010-0426000389 3
245 1 # $a ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2018-2021 /$c Tiara Adelia Suryani Nugroho 4
100 _ # $a Tiara Adelia Suryani Nugroho 5
300 # # $a 15 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15198 7
700 _ # $a Haromin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.0135 982 881 10
084 # # $a 336.0135 982 881 TIA a 11
650 # 4 $a Keuangan daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi keuangan di Kabupaten Jember yang terus mengalami fluktuasi ketidakstabilan khususnya dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya. Tujuan : Untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan tingkat kinerja dari keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Metode : penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan empat rasio keuangan, yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio IKR, rasio efektivitas anggaran, serta rasio efisiensi anggaran. Hasil/Temuan : Temuan dari analisis keempat rasio tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Jember selama empat tahun terakhir masih rendah dan tingkat ketergantungan atas bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi masih sangat tinggi. Di sisi lain untuk rasio IKR maupun efektivitas menunjukkan kenaikan secara umum tetapi keduanya masih tetap berada di rentang sangat rendah dan kurang. Hanya rasio efisiensi anggaran yang menunjukkan presentase peningkatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa prsentasi peningkatan PAD Kabupaten Jember masih belum dapat mengimbangi presentase total belanja rutin daerahnya, sehingga daerah masih sangat bergantung kepada bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Kesimpulan : Kondisi kinerja keuangan Kabupaten Jember bisa diktakan tidak stabil dan jika tidak adanya upaya dalam memperbaiki hal tersebut akan membawa Kabupaten Jember ke arah kebangkrutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi early warning bagi pemerintah daerah setempat mengenai kondisi keuangan daerahnya sehingga dapat menentukan langkah-langkah kedepannya untuk meningkatkan kondisi kinerja keuangan daerah masing-masing. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name