Detail Katalog
ID: 32043Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KINERJA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT DI KOTA TANJUNG PINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Rachmad Berlian
Pengarang:
Rachmad Berlian ; Hyronimus Rowa
Rachmad Berlian ; Hyronimus Rowa
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Ilmu politik
Deskripsi Fisik:
11
11
Nomor Panggil:
320.598 143 7 RAC k
320.598 143 7 RAC k
Control Number:
INLIS000000001195262
INLIS000000001195262
BIB ID:
0010-0426000407
0010-0426000407
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Kinerja badan kesatuan bangsa dan politik dalam meningkatkan pendidikan politik bagi masyarakat di kota tanjung pinang masih sangat jauh dari kata baik, pendidikan politik itu sangat penting dan tidak bisa di anggap sebagai suatu hal yang di kesampingan. Tujuan : Untuk mengetahui upaya dan faktor apa saja yang penghambat dalam melaksanakan peningkatan pendidikan politik di kota Tanjung Pinang. Metode: pendekatan kualitatif deangan metode penelitian deskriptif. Teori yang peneliti gunakan dalam penulisan ini mengunakan teori kinerja yang dikemukakan oleh Agus Dwiyanto dengan indikator produktifitas,kualitas layanan,responvisitas, responbilitas dan akuntabilitas. Hasil dan Temuan : kinerja Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Tanjung Pinang masih belum optimal hal ini tampak dari : produktivitas dari tingkat produktivitas aparatur masih belum bekerja dengan efektif dan efesien, kualitas pelayanan kepada masyarakat sudah dijalankan dengan baik, responsivitas sendiri dari kinerja kesbangpol belum mampu mengenali kebutuhan masyarakat setempat, akuntabilitas badan kesatuan bangsa dan politik sudah baik dengan menerapkan laporan kegiatan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan segi responbilitas oleh badan kesatuan bangsa dan politik masih kurang baik, hal ini karena dari program masih banyak program yang belum terlaksana dengan baik. Faktor pendukung adalah motivasi kerja yang sangat tinggi, lingkungan kerja yang ada di badan kesatuan bangsa dan politik antar sesama pegawai nya saling berinteraksi dengan baik. Faktor penghambat adalah kurangnya fasilitas kerja aparatur, kurangnya keahlian atau kemampuan yang dimiliki aparatur, kurangnya partisipasi masyarakat. upaya yang dilakukan oleh kinerja badan kesatuan bangsa dan politik untuk menghadapi hambatan yang ada yaitu : upaya internal adalah menambah fasilitas kerja, memberikan pelatihan dan pendidikan bagi aparatur upaya eksternal adalah mengajak masyarakat untuk mendukung program, memberikan program sosialisasi khususnya pendidikan politik. Kesimpulan : aparatur badan kesbangpol sendiri masih belum optimal karna belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan aparatur masih belum bekerja secara efektif dan efisien karna kurang nya keahlian dan kemampuan yang dimiliki aparatur serta kurang nya partisipasi masyarakat akan kesadaran penting nya politik dan menggangap politik adalah hal yang tidak penting bagi mereka di zaman yang modern ini.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06959/IPDN/2023 |
320.598 143 7 RAC k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195262 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260413011724 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000407 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KINERJA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT DI KOTA TANJUNG PINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Rachmad Berlian | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rachmad Berlian | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15481 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Hyronimus Rowa | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 320.598 143 7 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 320.598 143 7 RAC k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Ilmu politik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Kinerja badan kesatuan bangsa dan politik dalam meningkatkan pendidikan politik bagi masyarakat di kota tanjung pinang masih sangat jauh dari kata baik, pendidikan politik itu sangat penting dan tidak bisa di anggap sebagai suatu hal yang di kesampingan. Tujuan : Untuk mengetahui upaya dan faktor apa saja yang penghambat dalam melaksanakan peningkatan pendidikan politik di kota Tanjung Pinang. Metode: pendekatan kualitatif deangan metode penelitian deskriptif. Teori yang peneliti gunakan dalam penulisan ini mengunakan teori kinerja yang dikemukakan oleh Agus Dwiyanto dengan indikator produktifitas,kualitas layanan,responvisitas, responbilitas dan akuntabilitas. Hasil dan Temuan : kinerja Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Tanjung Pinang masih belum optimal hal ini tampak dari : produktivitas dari tingkat produktivitas aparatur masih belum bekerja dengan efektif dan efesien, kualitas pelayanan kepada masyarakat sudah dijalankan dengan baik, responsivitas sendiri dari kinerja kesbangpol belum mampu mengenali kebutuhan masyarakat setempat, akuntabilitas badan kesatuan bangsa dan politik sudah baik dengan menerapkan laporan kegiatan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan segi responbilitas oleh badan kesatuan bangsa dan politik masih kurang baik, hal ini karena dari program masih banyak program yang belum terlaksana dengan baik. Faktor pendukung adalah motivasi kerja yang sangat tinggi, lingkungan kerja yang ada di badan kesatuan bangsa dan politik antar sesama pegawai nya saling berinteraksi dengan baik. Faktor penghambat adalah kurangnya fasilitas kerja aparatur, kurangnya keahlian atau kemampuan yang dimiliki aparatur, kurangnya partisipasi masyarakat. upaya yang dilakukan oleh kinerja badan kesatuan bangsa dan politik untuk menghadapi hambatan yang ada yaitu : upaya internal adalah menambah fasilitas kerja, memberikan pelatihan dan pendidikan bagi aparatur upaya eksternal adalah mengajak masyarakat untuk mendukung program, memberikan program sosialisasi khususnya pendidikan politik. Kesimpulan : aparatur badan kesbangpol sendiri masih belum optimal karna belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan aparatur masih belum bekerja secara efektif dan efisien karna kurang nya keahlian dan kemampuan yang dimiliki aparatur serta kurang nya partisipasi masyarakat akan kesadaran penting nya politik dan menggangap politik adalah hal yang tidak penting bagi mereka di zaman yang modern ini. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Apr 2026