Detail Katalog

ID: 32046
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BAPPLITBANGDA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PASAR BINAYA MASOHI DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU / Indy Alia Syaira Djumati

Pengarang:
Indy Alia Syaira Djumati ; Suaib Ibrahim
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Perencanaan Pembangunan
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
354.640 959 852 23 IND p
Control Number:
INLIS000000001195265
BIB ID:
0010-0426000410
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bagaimana Bapplitbangda turut berperan dalam melakukan perencanaan pembangunan infrastruktur pasar Binaya Masohi beserta kendala yang terjadi dalam pembangunan dan upaya yang dilakukan. Melihat bahwa pada kabupaten Maluku Tengah, Pasar Binaya ini menjadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat sehingga penting untuk memperhatikan dan meningkatkan pembangunan terhadap pasar Binaya ini. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan Bapplitbangda terhadap perencanaan pembangunan pada Pasar Binaya dan apa yang menjadi hambatan dalam perencanaan pembangunan serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah Peran Bapplitbangda Kabupaten Maluku Tengah teilah memenuhi indikator tetapi belum maksimal. Namun, pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya berjalan dengan baik. Hal ini didukung oleh adanya peranan dalam perencanaan pembangunan bahwa Bapplitbangda Kabupaten Maluku Tengah melaksanakan Musrenbang dan menyerap aspirasi masyarakat dengan baik dan terarah. Dalam peimbangunan pasar Binaya ini, peirlu adanya peiran dari masyarakat yang ada, baik dari peidagang ataupun dari peingunjung pasar ini, kareina peimeirintah juga dalam peingeimbangan pasar ini peirlu sumbangsi peimikiran dari masyarakat agar supaya ada inovasi untuk peingeimbangan pasar ini. Kesimpulan: Peran Bapplitbangda dalam Perencanaan pembangunan infrastruktur Pasar Binaya belum sepenuhnya maksimal dalam perencanaan pembangunan infrastruktur di Pasar Binaya. Namun demikian, pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga teknis perencanaan pembangunan daerah berjalan dengan baik. Dalam pembangunan pasar masyarakat sudah mampu untuk melakukan transaksi jual beli yang baik melalui hubungan emosional yang terjalin antar pendagang dan pembeli. Namunn dalam menyerap aspirasi masyarakat mengenai Pasar, respon pemerintah belum maksimal dilihat dati sarana prasarana pasar yang kurang dan menganggu kenyamanan bagi para pengunjung Pasar. Hambatan dalam proseis peireincanaan peimbangunan pada dasarnya adalah pada kemajuan teknologi dan sistem informasi daerah dan kesadaran masyarakat dalam hal ini adalah penjual pada Pasar Binaya yang belum disiplin dalam menjaga kebersihan dan kerapihan Pasar, juga pemerintah yang dalam penyelenggaraa
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06962/IPDN/2023 354.640 959 852 23 IND p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195265 1
005 _ _ 20260413015138 2
035 # # $a 0010-0426000410 3
245 1 # $a PERAN BAPPLITBANGDA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PASAR BINAYA MASOHI DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU /$c Indy Alia Syaira Djumati 4
100 _ # $a Indy Alia Syaira Djumati 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15166 7
700 _ # $a Suaib Ibrahim 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 354.640 959 852 23 10
084 # # $a 354.640 959 852 23 IND p 11
650 # 4 $a Perencanaan Pembangunan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bagaimana Bapplitbangda turut berperan dalam melakukan perencanaan pembangunan infrastruktur pasar Binaya Masohi beserta kendala yang terjadi dalam pembangunan dan upaya yang dilakukan. Melihat bahwa pada kabupaten Maluku Tengah, Pasar Binaya ini menjadi pusat perbelanjaan bagi masyarakat sehingga penting untuk memperhatikan dan meningkatkan pembangunan terhadap pasar Binaya ini. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan Bapplitbangda terhadap perencanaan pembangunan pada Pasar Binaya dan apa yang menjadi hambatan dalam perencanaan pembangunan serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah Peran Bapplitbangda Kabupaten Maluku Tengah teilah memenuhi indikator tetapi belum maksimal. Namun, pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya berjalan dengan baik. Hal ini didukung oleh adanya peranan dalam perencanaan pembangunan bahwa Bapplitbangda Kabupaten Maluku Tengah melaksanakan Musrenbang dan menyerap aspirasi masyarakat dengan baik dan terarah. Dalam peimbangunan pasar Binaya ini, peirlu adanya peiran dari masyarakat yang ada, baik dari peidagang ataupun dari peingunjung pasar ini, kareina peimeirintah juga dalam peingeimbangan pasar ini peirlu sumbangsi peimikiran dari masyarakat agar supaya ada inovasi untuk peingeimbangan pasar ini. Kesimpulan: Peran Bapplitbangda dalam Perencanaan pembangunan infrastruktur Pasar Binaya belum sepenuhnya maksimal dalam perencanaan pembangunan infrastruktur di Pasar Binaya. Namun demikian, pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagai lembaga teknis perencanaan pembangunan daerah berjalan dengan baik. Dalam pembangunan pasar masyarakat sudah mampu untuk melakukan transaksi jual beli yang baik melalui hubungan emosional yang terjalin antar pendagang dan pembeli. Namunn dalam menyerap aspirasi masyarakat mengenai Pasar, respon pemerintah belum maksimal dilihat dati sarana prasarana pasar yang kurang dan menganggu kenyamanan bagi para pengunjung Pasar. Hambatan dalam proseis peireincanaan peimbangunan pada dasarnya adalah pada kemajuan teknologi dan sistem informasi daerah dan kesadaran masyarakat dalam hal ini adalah penjual pada Pasar Binaya yang belum disiplin dalam menjaga kebersihan dan kerapihan Pasar, juga pemerintah yang dalam penyelenggaraa 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name