Detail Katalog

ID: 32048
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Syahri Zulkifli

Pengarang:
Syahri Zulkifli ; Anindita Primastuti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
13 : ilus
Nomor Panggil:
336.013 598 324 1 SYA p
Control Number:
INLIS000000001195267
BIB ID:
0010-0426000412
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kemandirian daerah merupakan salah satu tolak ukur daerah dalam menentukan makmurnya suatu daerah, oleh karena itu pemerintah daerah perlu meningkatkan PAD agar kemandirian daerah bisa meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio kemandirian daerah dan belanja daerah secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Ketapang serta menemukan upaya dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian daerah.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi model sequential explanatory dicirikan dengan pengumpulan data dan analisis data kuantitatif pada tahap pertama, dan diikuti dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif pada tahap kedua guna memperkuat hasil penelitian kuantitatif yang dilakukan pada tahap pertama. Penelitian ini menggunakan perhitungan statistik deskriftif dan statistik inferensial untuk menguji pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Terdapat dua variabel X yaitu X1 ( tingkat kemandirian daerah) dan X2 yaitu belanja daerah dan variabel Y yaitu kinerja keuangan daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat dengan sampel tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Pengambilan sampel 7 tahun diperoleh melalui metode purposive sampling. Hasil/Temuan: Hasil dari penilitan ini yaitu: (a) Variabel X1 berpengaruh sebesar 0,065 terhadap variabel Y, dengan pengaruh yang searah karena nilai coefifisients Beta menunjukkan tanda positif sedangkan nilai signifikansi sebesar 0,788 (lebih besar dari 0,05) artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan, (b) Variabel X2 berpengaruh sebesar -0,845 terhadap variabel Y, coefifisients Beta menunjukkan nilai minus yang berarti pengaruhnya tidak searah dengan nilai signifikansinya yaitu 0,000 (lebih kecil dari 0,05) artinya terjadi pengaruh yang signifikan , (c) Secara simultan Variabel X1 dan X2 berpengaruh terhadap variabel Y sebesar 99,0%, (d) Serta upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian daerah adalah dengan cara menambah penerimaan dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah. Kesimpulan: kabupaten ketapang masih jauh dari kata daerah yang mandiri oleh karena itu perlunya peningkatan PAD dengan menggali sumber-sumber pendapatan yang ada.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06964/IPDN/2023 336.013 598 324 1 SYA p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195267 1
005 _ _ 20260413015635 2
035 # # $a 0010-0426000412 3
245 1 # $a PENGARUH KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Syahri Zulkifli 4
100 _ # $a Syahri Zulkifli 5
300 # # $a 13 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14160 7
700 _ # $a Anindita Primastuti 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.013 598 324 1 10
084 # # $a 336.013 598 324 1 SYA p 11
650 # 4 $a Keuangan daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kemandirian daerah merupakan salah satu tolak ukur daerah dalam menentukan makmurnya suatu daerah, oleh karena itu pemerintah daerah perlu meningkatkan PAD agar kemandirian daerah bisa meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio kemandirian daerah dan belanja daerah secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Ketapang serta menemukan upaya dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian daerah.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi model sequential explanatory dicirikan dengan pengumpulan data dan analisis data kuantitatif pada tahap pertama, dan diikuti dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif pada tahap kedua guna memperkuat hasil penelitian kuantitatif yang dilakukan pada tahap pertama. Penelitian ini menggunakan perhitungan statistik deskriftif dan statistik inferensial untuk menguji pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Terdapat dua variabel X yaitu X1 ( tingkat kemandirian daerah) dan X2 yaitu belanja daerah dan variabel Y yaitu kinerja keuangan daerah. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat dengan sampel tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Pengambilan sampel 7 tahun diperoleh melalui metode purposive sampling. Hasil/Temuan: Hasil dari penilitan ini yaitu: (a) Variabel X1 berpengaruh sebesar 0,065 terhadap variabel Y, dengan pengaruh yang searah karena nilai coefifisients Beta menunjukkan tanda positif sedangkan nilai signifikansi sebesar 0,788 (lebih besar dari 0,05) artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan, (b) Variabel X2 berpengaruh sebesar -0,845 terhadap variabel Y, coefifisients Beta menunjukkan nilai minus yang berarti pengaruhnya tidak searah dengan nilai signifikansinya yaitu 0,000 (lebih kecil dari 0,05) artinya terjadi pengaruh yang signifikan , (c) Secara simultan Variabel X1 dan X2 berpengaruh terhadap variabel Y sebesar 99,0%, (d) Serta upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian daerah adalah dengan cara menambah penerimaan dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah. Kesimpulan: kabupaten ketapang masih jauh dari kata daerah yang mandiri oleh karena itu perlunya peningkatan PAD dengan menggali sumber-sumber pendapatan yang ada. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name