Detail Katalog

ID: 32054
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KUALITAS WEBSITE ASAHAN SATU DATA DALAM MEWUJUDKAN KETERBUKAAN INFORMASI DI KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Siregar, Ferdi Ichsan

Pengarang:
Siregar, Ferdi Ichsan ; Karno
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi publik
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
351.598 123 2 SIR k
Control Number:
INLIS000000001195273
BIB ID:
0010-0426000418
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemerintah Kabupaten Asahan dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik dengan memberikan sarana berupa Asahan. Aplikasi ASADA (Asahan Satu Data) merupakan portal berbasis website yang diperuntukkan sebagai media pempublikasian data-data sectoral yang berasal dari Badan/Dinas/Instansi atau OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. Tujuan: Tujuan dilaksanakan penelitian ini untuk mengetahui kualitas website Asahan Satu Data dalam mewujudkan keterbukaan informasi di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, mengetahui faktor penghambat dalam keterbukaan inforamsi dan mengetahui upaya yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Asahan dalam mengatasi hambatan. Metode: Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi yaitu metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara yang kemudian datanya dianalisis dengan teknik miles and hubberman yaitu reduksi, penyajian dan penggambaran ksesimpulan dan verifikasi data. Teori yang digunakan yaitu kualitas website oleh Alvaro Rocha yang terdiri dari tiga dimensi yaitu kualitas teknis, kualitas konten dan kualitas layanan. Hasil/Temuan: Kualitas website Asada berdasarkan teori Rocha dengan tiga dimensi yaitu kualitas teknis, kualitas konten dan kualitas layanan didapatkan kesimpulan bahwa Asada dalam kualitas teknis yang baik meskipun terdapat kurang optimal berupa ketersediaan data dan informasi yang sedikti dan tidak terbaru, Asada dalam kualitas konten masih belum optimal karena data yang sedikit meskipun akurat, dan Asada dalam kualitas layanan tidak memiliki kegagalan sistem dan bekerja baik hingga saat ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa masih ada 23 organisasi yang kosong datasetnya serta belum ada sarana pengajuan permohonan data. Pelaksanaan Asada terhambat kareana adanya ego sektoral di perangkat daerah. Upaya yang dilakukan Diskominfo dalam mengatasi hal tersebut yaitu melakukan pertemuan monitoring dan evaluasi terkait Asada.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06970/IPDN/2023 351.598 123 2 SIR k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195273 1
005 _ _ 20260413022607 2
035 # # $a 0010-0426000418 3
245 1 # $a KUALITAS WEBSITE ASAHAN SATU DATA DALAM MEWUJUDKAN KETERBUKAAN INFORMASI DI KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Siregar, Ferdi Ichsan 4
100 _ # $a Siregar, Ferdi Ichsan 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15627 7
700 _ # $a Karno 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 351.598 123 2 10
084 # # $a 351.598 123 2 SIR k 11
650 # 4 $a Administrasi publik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemerintah Kabupaten Asahan dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik dengan memberikan sarana berupa Asahan. Aplikasi ASADA (Asahan Satu Data) merupakan portal berbasis website yang diperuntukkan sebagai media pempublikasian data-data sectoral yang berasal dari Badan/Dinas/Instansi atau OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. Tujuan: Tujuan dilaksanakan penelitian ini untuk mengetahui kualitas website Asahan Satu Data dalam mewujudkan keterbukaan informasi di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, mengetahui faktor penghambat dalam keterbukaan inforamsi dan mengetahui upaya yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Asahan dalam mengatasi hambatan. Metode: Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi yaitu metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara yang kemudian datanya dianalisis dengan teknik miles and hubberman yaitu reduksi, penyajian dan penggambaran ksesimpulan dan verifikasi data. Teori yang digunakan yaitu kualitas website oleh Alvaro Rocha yang terdiri dari tiga dimensi yaitu kualitas teknis, kualitas konten dan kualitas layanan. Hasil/Temuan: Kualitas website Asada berdasarkan teori Rocha dengan tiga dimensi yaitu kualitas teknis, kualitas konten dan kualitas layanan didapatkan kesimpulan bahwa Asada dalam kualitas teknis yang baik meskipun terdapat kurang optimal berupa ketersediaan data dan informasi yang sedikti dan tidak terbaru, Asada dalam kualitas konten masih belum optimal karena data yang sedikit meskipun akurat, dan Asada dalam kualitas layanan tidak memiliki kegagalan sistem dan bekerja baik hingga saat ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa masih ada 23 organisasi yang kosong datasetnya serta belum ada sarana pengajuan permohonan data. Pelaksanaan Asada terhambat kareana adanya ego sektoral di perangkat daerah. Upaya yang dilakukan Diskominfo dalam mengatasi hal tersebut yaitu melakukan pertemuan monitoring dan evaluasi terkait Asada. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Apr 2026
Export