Detail Katalog

ID: 32112
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PETANI NANAS MELALUI PROGRAM POS PELAYANAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (POSYANTEK) DI KECAMATAN BASARANAG KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / Jhony Fernando Sahari

Pengarang:
Jhony Fernando Sahari ; Tjut Syiariah
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
16 : ilus
Nomor Panggil:
307.159 834 43 JHO p
Control Number:
INLIS000000001195331
BIB ID:
0010-0426000476
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada Pemberdayaan Petani Nanas melalui Program Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di Kecamatan Basarang ditujukan untuk mengurangi kemisikinan dan pengangguran terbuka selain itu melihat dari keadaan Kecamatan Basarang sebagai produksi nanas terbesar di Kabupaten Kapuas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan petani nanas melalui program Posyantek di Kecamatan Basarang, faktor pendukung dan faktor penghambat serta upaya pemerintah oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif terhadap konsep Pemberdayaan menurut Mardikanto dan Poeworko. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (12 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pemberdayaan petani nanas melalui program Posyantek masih belum berhasil dari segi Bina Manusia dan Bina Usaha yang dilakukan dikarenakan kurangnya keaktifan pengurus Posyantek dan minimya anggaran untuk Posyantek.Kesimpulan: Pemberdayaan petani nanas di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas melalui program Posyantek sudah berjalan cukup baik karena Posyantek sudah melaksanakan kewajiban sesuai dengan surat keputusan yang telah dibuat dan terbukti dapat menumbuhkan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan Teknologi Tepat Guna, disarankan untuk meningkatkan pemberdayaan petani nanas dengan mempercepat penyusunan draft rencana peraturan bupati mengenai Posyantek dan inovasi Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Kapuas, melakukan penghimbauan dan pendampingan ketika desa menyusun anggaran kegiatannya mengupayakan pembangunan Gedung kantor untuk Posyantek di desa, dan meningkatkan tingkat pengawasan dari tahap perencanaan hingga tahap evaluasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07027/IPDN/2023 307.159 834 43 JHO p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195331 1
005 _ _ 20260414085818 2
035 # # $a 0010-0426000476 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PETANI NANAS MELALUI PROGRAM POS PELAYANAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (POSYANTEK) DI KECAMATAN BASARANAG KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Jhony Fernando Sahari 4
100 _ # $a Jhony Fernando Sahari 5
300 # # $a 16 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14430 7
700 _ # $a Tjut Syiariah 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 307.159 834 43 10
084 # # $a 307.159 834 43 JHO p 11
650 # 4 $a Pemberdayaan Masyarakat 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada Pemberdayaan Petani Nanas melalui Program Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di Kecamatan Basarang ditujukan untuk mengurangi kemisikinan dan pengangguran terbuka selain itu melihat dari keadaan Kecamatan Basarang sebagai produksi nanas terbesar di Kabupaten Kapuas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan petani nanas melalui program Posyantek di Kecamatan Basarang, faktor pendukung dan faktor penghambat serta upaya pemerintah oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif terhadap konsep Pemberdayaan menurut Mardikanto dan Poeworko. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (12 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pemberdayaan petani nanas melalui program Posyantek masih belum berhasil dari segi Bina Manusia dan Bina Usaha yang dilakukan dikarenakan kurangnya keaktifan pengurus Posyantek dan minimya anggaran untuk Posyantek.Kesimpulan: Pemberdayaan petani nanas di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas melalui program Posyantek sudah berjalan cukup baik karena Posyantek sudah melaksanakan kewajiban sesuai dengan surat keputusan yang telah dibuat dan terbukti dapat menumbuhkan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan Teknologi Tepat Guna, disarankan untuk meningkatkan pemberdayaan petani nanas dengan mempercepat penyusunan draft rencana peraturan bupati mengenai Posyantek dan inovasi Teknologi Tepat Guna di Kabupaten Kapuas, melakukan penghimbauan dan pendampingan ketika desa menyusun anggaran kegiatannya mengupayakan pembangunan Gedung kantor untuk Posyantek di desa, dan meningkatkan tingkat pengawasan dari tahap perencanaan hingga tahap evaluasi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name