Detail Katalog
ID: 32149Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING DALAM PERLINDUNGAN SOSIAL DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Rezki Tri Widyawati Ansar
Pengarang:
Rezki Tri Widyawati Ansar ; Dwi Putri Yuliani
Rezki Tri Widyawati Ansar ; Dwi Putri Yuliani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Stunting
Deskripsi Fisik:
11 : ilus
11 : ilus
Nomor Panggil:
363.859 848 21 REZ o
363.859 848 21 REZ o
Control Number:
INLIS000000001195368
INLIS000000001195368
BIB ID:
0010-0426000513
0010-0426000513
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang krusial di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Meskipun berbagai program telah dijalankan, angka stunting di wilayah ini menunjukkan tren peningkatan berdasarkan proyeksi tahun 2024. Penelitian sebelumnya banyak berfokus pada aspek gizi dan kesehatan, namun belum banyak yang mengevaluasi integrasi program stunting dalam kerangka kebijakan perlindungan sosial secara sistematis dan berbasis teori optimalisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi program pencegahan stunting oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kolaka. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori optimalisasi Siringoringo (2005) yang mencakup tujuan, alternatif keputusan, dan sumber daya yang membatasi. Hasil: Pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, serta pendampingan keluarga melalui TPK. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan seperti rendahnya pengetahuan masyarakat, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta keterbatasan akses pada layanan dasar di wilayah tertentu. Upaya penanggulangan hambatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi sistem pemantauan stunting. Kesimpulan: Upaya optimalisasi pencegahan stunting di Kabupaten Kolaka telah menunjukkan hasil positif dengan penurunan prevalensi stunting dari 17,1% pada tahun 2019 menjadi 9,4% pada tahun 2023. Namun, untuk memperkuat keberlanjutan dan efektivitas program, dibutuhkan peningkatan edukasi masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, koordinasi multisektor yang lebih efektif, serta digitalisasi sistem monitoring berbasis data. Pendekatan perlindungan sosial yang terintegrasi dapat menjadi model pembangunan manusia berkelanjutan di tingkat lokal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07469/IPDN/2025 |
363.859 848 21 REZ o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195368 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260414100236 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000513 | 3 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000507 | 4 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING DALAM PERLINDUNGAN SOSIAL DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Rezki Tri Widyawati Ansar | 5 |
| 100 | _ |
# |
$a Rezki Tri Widyawati Ansar | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 : $b ilus | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23078 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Dwi Putri Yuliani | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.859 848 21 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.859 848 21 REZ o | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Stunting | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang krusial di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Meskipun berbagai program telah dijalankan, angka stunting di wilayah ini menunjukkan tren peningkatan berdasarkan proyeksi tahun 2024. Penelitian sebelumnya banyak berfokus pada aspek gizi dan kesehatan, namun belum banyak yang mengevaluasi integrasi program stunting dalam kerangka kebijakan perlindungan sosial secara sistematis dan berbasis teori optimalisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi program pencegahan stunting oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kolaka. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori optimalisasi Siringoringo (2005) yang mencakup tujuan, alternatif keputusan, dan sumber daya yang membatasi. Hasil: Pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, serta pendampingan keluarga melalui TPK. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah hambatan seperti rendahnya pengetahuan masyarakat, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta keterbatasan akses pada layanan dasar di wilayah tertentu. Upaya penanggulangan hambatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi sistem pemantauan stunting. Kesimpulan: Upaya optimalisasi pencegahan stunting di Kabupaten Kolaka telah menunjukkan hasil positif dengan penurunan prevalensi stunting dari 17,1% pada tahun 2019 menjadi 9,4% pada tahun 2023. Namun, untuk memperkuat keberlanjutan dan efektivitas program, dibutuhkan peningkatan edukasi masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, koordinasi multisektor yang lebih efektif, serta digitalisasi sistem monitoring berbasis data. Pendekatan perlindungan sosial yang terintegrasi dapat menjadi model pembangunan manusia berkelanjutan di tingkat lokal. | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 14 Apr 2026