Detail Katalog
ID: 32260Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TAGIME KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA / Rivaldo Kogoya
Pengarang:
Rivaldo Kogoya ; Sarwani
Rivaldo Kogoya ; Sarwani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
stunting
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
10 : ilus
Nomor Panggil:
363.859 881 RIV i
363.859 881 RIV i
Control Number:
INLIS000000001195479
INLIS000000001195479
BIB ID:
0010-0426000624
0010-0426000624
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Tagime merupakan Kecamatan yang terletak di Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten Jayawijaya ialah salah satu dari 29 kabupaten/kota di Papua yang prevalensi stuntingnya masih tinggi. Hal ini perlu ditanggapi lebih serius oleh pemerintah untuk kembali mempercepat penurunan angka stunting. Oleh karenanya Bupati Jayawijaya menetapkan Peraturan Bupati Jayawijaya Nomor 27 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting Di Kabupaten Jayawijaya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, apa saja faktor pendukung dan faktor penghambatnya serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif dan teknik pengumpulan data berupa metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan Teori Implementasi Kebijakan menurut Edward III yang memuat 4 faktor yang mempengaruhi pelaksanaan suatu kebijakan publik, untuk melihat Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime yang terdiri dari faktor Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor komunikasi yang di jalin oleh pemerintah bersama masyarakat sudah berjalan dengan baik, sumber daya kesehatan dan fasilitas terkait masih kurang, disposisi atau pemahaman tentang kebijakan ini sudah cukup baik dan struktur birokrasi atau koordinasi yang dilakukan telah berjalan dengan cukup baik. Pada analisis pelaksanaan Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime ditemukan faktor pendukung yakni kerjasama antar Lintas Sektor atau Lintas OPD yang berjalan dengan baik, serta adanya landasan hukum yang mengatur pelaksanaan Kebijakan pencegahan stunting dan faktor penghambatnya ialah masih banyak masyarakat yang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta kurangnya pengetahuan dari Ibu Hamil. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yaitu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perilaku pola hidup bersih dan sehat, juga memberi pemahaman dan penyuluhan kepada ibu hamil serta intervensi Gizi dalam 1.000 HPK. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua sudah berjalan dengan baik namun belum terlaksana dengan begitu optimal.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07142/IPDN/2023 |
363.859 881 RIV i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001195479 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260417125922 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000624 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TAGIME KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA /$c Rivaldo Kogoya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Rivaldo Kogoya | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 10 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13314 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Sarwani | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.859 881 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.859 881 RIV i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a stunting | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Tagime merupakan Kecamatan yang terletak di Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten Jayawijaya ialah salah satu dari 29 kabupaten/kota di Papua yang prevalensi stuntingnya masih tinggi. Hal ini perlu ditanggapi lebih serius oleh pemerintah untuk kembali mempercepat penurunan angka stunting. Oleh karenanya Bupati Jayawijaya menetapkan Peraturan Bupati Jayawijaya Nomor 27 Tahun 2019 tentang Percepatan Pencegahan Stunting Di Kabupaten Jayawijaya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, apa saja faktor pendukung dan faktor penghambatnya serta upaya dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif dan teknik pengumpulan data berupa metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan Teori Implementasi Kebijakan menurut Edward III yang memuat 4 faktor yang mempengaruhi pelaksanaan suatu kebijakan publik, untuk melihat Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime yang terdiri dari faktor Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor komunikasi yang di jalin oleh pemerintah bersama masyarakat sudah berjalan dengan baik, sumber daya kesehatan dan fasilitas terkait masih kurang, disposisi atau pemahaman tentang kebijakan ini sudah cukup baik dan struktur birokrasi atau koordinasi yang dilakukan telah berjalan dengan cukup baik. Pada analisis pelaksanaan Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime ditemukan faktor pendukung yakni kerjasama antar Lintas Sektor atau Lintas OPD yang berjalan dengan baik, serta adanya landasan hukum yang mengatur pelaksanaan Kebijakan pencegahan stunting dan faktor penghambatnya ialah masih banyak masyarakat yang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta kurangnya pengetahuan dari Ibu Hamil. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yaitu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perilaku pola hidup bersih dan sehat, juga memberi pemahaman dan penyuluhan kepada ibu hamil serta intervensi Gizi dalam 1.000 HPK. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Penanganan Stunting di Kecamatan Tagime Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua sudah berjalan dengan baik namun belum terlaksana dengan begitu optimal. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 16 Apr 2026