Detail Katalog

ID: 32275
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kualitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah / Yusuf Gondo Tyasaputro

Pengarang:
Yusuf Gondo Tyasaputro ; Nur Ichsan Amin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
kualitas pelayanan publik
Deskripsi Fisik:
13 : ilus
Nomor Panggil:
352.345 982 6 YUS i
Control Number:
INLIS000000001195494
BIB ID:
0010-0426000639
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang merupakan salah satu dari 36 Kabupaten/Kota yang terpilih menjadi lokasi pembentukan Mal Pelayanan Publik di Indonesia pada tahun 2019. Selanjutnya, Keberadaan Mal Pelayanan Publik diharapkan dapat menjadi salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten Batang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batang. Akan tetapi dalam penyelenggaraannya MPP Kabupaten Batang mengalami beberapa permasalahan, yaitu penurunan jumlah layanan yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 serta belum terintegrasinya pelayanan yang ada karena keterbatasan anggaran. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan MPP dan menganalisis faktor pendorong dan penghambat serta guna mengetahui dan menganalisis upaya DPMPTSP dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di MPP Kabupaten Batang Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alat analisis yang digunakan adalah teori implementasi menurut George C. Edward III. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis menurut teori implementasi Edward III, diketahui bahwa implementasi kebijakan di MPP Kabupaten Batang telah berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan beberapa penghargaan yang telah diterima oleh MPP Kabupaten Batang serta dijadikan sebagai lokasi study tiru kabupaten/kota lain. Selanjutnya terdapat beberapa faktor pendorong maupun penghambat dalam pelaksanaan kebijakan mal pelayanan publik Kabupaten Batang. Kesimpulan: Implementasi Mal Pelayanan Publik yang dijalankan DPMPTSP Kabupaten Batang secara umum sudah berjalan dengan baik Akan tetapi ada satu catatan yang penulis temukan, hal tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran sehingga para pegawai di MPP Kabupaten Batang tidak mendapatkan insentif tambahan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07157/IPDN/2023 352.345 982 6 YUS i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195494 1
005 _ _ 20260417022242 2
035 # # $a 0010-0426000639 3
245 1 # $a Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kualitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah /$c Yusuf Gondo Tyasaputro 4
100 _ # $a Yusuf Gondo Tyasaputro 5
300 # # $a 13 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13213 7
700 _ # $a Nur Ichsan Amin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.345 982 6 10
084 # # $a 352.345 982 6 YUS i 11
650 # 4 $a kualitas pelayanan publik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Batang merupakan salah satu dari 36 Kabupaten/Kota yang terpilih menjadi lokasi pembentukan Mal Pelayanan Publik di Indonesia pada tahun 2019. Selanjutnya, Keberadaan Mal Pelayanan Publik diharapkan dapat menjadi salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten Batang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batang. Akan tetapi dalam penyelenggaraannya MPP Kabupaten Batang mengalami beberapa permasalahan, yaitu penurunan jumlah layanan yang diakibatkan oleh pandemi covid-19 serta belum terintegrasinya pelayanan yang ada karena keterbatasan anggaran. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan MPP dan menganalisis faktor pendorong dan penghambat serta guna mengetahui dan menganalisis upaya DPMPTSP dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di MPP Kabupaten Batang Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alat analisis yang digunakan adalah teori implementasi menurut George C. Edward III. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis menurut teori implementasi Edward III, diketahui bahwa implementasi kebijakan di MPP Kabupaten Batang telah berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan beberapa penghargaan yang telah diterima oleh MPP Kabupaten Batang serta dijadikan sebagai lokasi study tiru kabupaten/kota lain. Selanjutnya terdapat beberapa faktor pendorong maupun penghambat dalam pelaksanaan kebijakan mal pelayanan publik Kabupaten Batang. Kesimpulan: Implementasi Mal Pelayanan Publik yang dijalankan DPMPTSP Kabupaten Batang secara umum sudah berjalan dengan baik Akan tetapi ada satu catatan yang penulis temukan, hal tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan anggaran sehingga para pegawai di MPP Kabupaten Batang tidak mendapatkan insentif tambahan 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name