Detail Katalog

ID: 32281
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PROGRAM BANK SAMPAH DALAM MENJAGA KEBERSIHAN OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA TERNATE / Buamona, Alhudayyah

Pengarang:
Buamona, Alhudayyah ; Rosmery Elsye
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Permasalahan sampah
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
363.728 598 542 3 BUA i
Control Number:
INLIS000000001195500
BIB ID:
0010-0426000645
Catatan
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Kota Ternate sebagai salah satu daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Provinsi Maluku Utara, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Peningkatan volume sampah yang signifikan setiap tahun memerlukan kebijakan yang efektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan Program Bank Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Implementasi Kebijakan dari Thomas R. Dye (2017) yang mencakup lima dimensi yakni Organisasi pelaksana, Anggaran Pelaksanaan, Peraturan Pelaksanaan, Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya lainnya berupa Teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Bank Sampah masih belum optimal. Dimensi Organisasi sudah sesuai dengan tanggungjawab masing-masing bidang, namun anggaran pelaksanaan masih belum memadai karena belum adanya anggaran khusus untuk program ini. Peraturan Pelaksanaan juga belum maksimal, terlihat dari kurangnya pengenalan program kepada masyarakat. Sumber Daya Manusia yang terlibat dalam program masih memerlukan peningkatan kapasitas dan pelatihan. Selain itu, Teknologi yang mendukung pelaksanaan program masih terbatas, dengan hanya menggunakan media komunikasi seperti WhatsApp untuk Koordinasi. Kesimpulan: Partispasi pemuda dalam program lorong literasi di Kelurahan Paccinongang telah berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas pemudanya. Guna meningkatkan partisipasi pemuda dalam program lorong literasi, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial serta berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk wirausahawan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07501/IPDN/2025 363.728 598 542 3 BUA i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195500 1
005 _ _ 20260417081641 2
035 # # $a 0010-0426000645 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN PROGRAM BANK SAMPAH DALAM MENJAGA KEBERSIHAN OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA TERNATE /$c Buamona, Alhudayyah 4
100 _ # $a Buamona, Alhudayyah 5
300 # # $a 13 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20765 7
700 _ # $a Rosmery Elsye 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.728 598 542 3 10
084 # # $a 363.728 598 542 3 BUA i 11
650 # 4 $a Permasalahan sampah 12
520 # # $a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Kota Ternate sebagai salah satu daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Provinsi Maluku Utara, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Peningkatan volume sampah yang signifikan setiap tahun memerlukan kebijakan yang efektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan Program Bank Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Implementasi Kebijakan dari Thomas R. Dye (2017) yang mencakup lima dimensi yakni Organisasi pelaksana, Anggaran Pelaksanaan, Peraturan Pelaksanaan, Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya lainnya berupa Teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Bank Sampah masih belum optimal. Dimensi Organisasi sudah sesuai dengan tanggungjawab masing-masing bidang, namun anggaran pelaksanaan masih belum memadai karena belum adanya anggaran khusus untuk program ini. Peraturan Pelaksanaan juga belum maksimal, terlihat dari kurangnya pengenalan program kepada masyarakat. Sumber Daya Manusia yang terlibat dalam program masih memerlukan peningkatan kapasitas dan pelatihan. Selain itu, Teknologi yang mendukung pelaksanaan program masih terbatas, dengan hanya menggunakan media komunikasi seperti WhatsApp untuk Koordinasi. Kesimpulan: Partispasi pemuda dalam program lorong literasi di Kelurahan Paccinongang telah berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi yang baik dari pemerintah setempat dengan komunitas pemudanya. Guna meningkatkan partisipasi pemuda dalam program lorong literasi, disarankan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial serta berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk wirausahawan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 17 Apr 2026
Export