Detail Katalog

ID: 32317
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BARITO SELATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / MAULIDY SETIAWAN

Pengarang:
MAULIDY SETIAWAN ; Eko Budi Lestari
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pendapatan Daerah
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
Nomor Panggil:
336.025 983 451 MAU a
Control Number:
INLIS000000001195536
BIB ID:
0010-0426000681
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan rendahnya pendapatan asli daerah dibandingkan dengan dana transfer Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemandirian keuangan daerah Kabupaten Barito Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis perhitungan rasio desentralisasi, ketergantungan daerah, kemandirian daerah, serta efektivitas menurut Teori Mahmudi. Teknik pengumpulan data 2 dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (4 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Barito Selatan belum bisa dikatakan mandiri karena Pendapatan daerahnya masih didominasi dengan Dana Transfer. Hal tersebut juga didukung dengan perhitungan rasio yang menunjukan Hasil pengukuran Rasio yang didapat dengan rata-rata hasil dari 5 tahun anggaran Kabupaten Barito Selatan yaitu Rasio Derajat Desentralisasi sebanyak 7,7% pada kriteria Sangat Kurang. Selanjutnya rasio kemandirian keuangan sebanyak 8,37% pada kriteria Instruktif dengan kemampuan keuangan rendah sekali. Terakhir Rasio Ketergantungan Daerah pada angka 90,62% yang masuk dalam kriteria sangat tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh faktor penghambat internal dan eksternal diantaranya kelembagaan, regulasi, data yang belum diperbarui, sumber daya alam, teknologi, sifat-sifat wajib pajak, kondisi geografis, serta pandemic COVID-19.Kesimpulan: Kabupaten Barito Selatan belum bisa dikatakan mandiri secara finansial karena masih bergantung pada dana transfer dari pusat Untuk itu peneliti menyarankan agar pemerintah daerah meningkatkan lagi pendapatan asli daerahnya dengan cara mengatasi hambatan yang ada serta meningkatkan pengawasan pajak, optimalisasi pelayanan publik dan inovasi baru dalam pembayaran pajak contohnya menggunakan tapping box. Agar pendapatan asli daerah dapat dimaksimalkan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07189/IPDN/2023 336.025 983 451 MAU a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195536 1
005 _ _ 20260417092827 2
035 # # $a 0010-0426000681 3
245 1 # $a ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BARITO SELATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c MAULIDY SETIAWAN 4
100 _ # $a MAULIDY SETIAWAN 5
300 # # $a 12 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14572 7
700 _ # $a Eko Budi Lestari 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.025 983 451 10
084 # # $a 336.025 983 451 MAU a 11
650 # 4 $a Pendapatan Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan rendahnya pendapatan asli daerah dibandingkan dengan dana transfer Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemandirian keuangan daerah Kabupaten Barito Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis perhitungan rasio desentralisasi, ketergantungan daerah, kemandirian daerah, serta efektivitas menurut Teori Mahmudi. Teknik pengumpulan data 2 dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (4 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Kabupaten Barito Selatan belum bisa dikatakan mandiri karena Pendapatan daerahnya masih didominasi dengan Dana Transfer. Hal tersebut juga didukung dengan perhitungan rasio yang menunjukan Hasil pengukuran Rasio yang didapat dengan rata-rata hasil dari 5 tahun anggaran Kabupaten Barito Selatan yaitu Rasio Derajat Desentralisasi sebanyak 7,7% pada kriteria Sangat Kurang. Selanjutnya rasio kemandirian keuangan sebanyak 8,37% pada kriteria Instruktif dengan kemampuan keuangan rendah sekali. Terakhir Rasio Ketergantungan Daerah pada angka 90,62% yang masuk dalam kriteria sangat tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh faktor penghambat internal dan eksternal diantaranya kelembagaan, regulasi, data yang belum diperbarui, sumber daya alam, teknologi, sifat-sifat wajib pajak, kondisi geografis, serta pandemic COVID-19.Kesimpulan: Kabupaten Barito Selatan belum bisa dikatakan mandiri secara finansial karena masih bergantung pada dana transfer dari pusat Untuk itu peneliti menyarankan agar pemerintah daerah meningkatkan lagi pendapatan asli daerahnya dengan cara mengatasi hambatan yang ada serta meningkatkan pengawasan pajak, optimalisasi pelayanan publik dan inovasi baru dalam pembayaran pajak contohnya menggunakan tapping box. Agar pendapatan asli daerah dapat dimaksimalkan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name