Detail Katalog

ID: 32346
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KETERWAKILAN DEWAN PEREMPUAN SEBAGAI ANGGOTA DPRD DALAM MENJALANKAN FUNGSI LEGISLASI PERIODE 2019-2024 DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR / Wardana Mohamat Ikbar

Pengarang:
Wardana Mohamat Ikbar ; Sinaga, Basuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Deskripsi Fisik:
14 : ilus
Nomor Panggil:
328.598 342 2 WAR k
Control Number:
INLIS000000001195565
BIB ID:
0010-0426000710
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Keterwakilan perempuan sebagai anggota dewan bukan tanpa alasan mengapa pemenuhan kuota 30% bagi keterwakilan perempuan dianggap sebagai suatu yang penting. Beberapa diantarnaya adalah untukmenyuarakan aspirasi bagi kaum perempuan dan kepekaan akan isu – isukebijakan publik, terutama terkait dengan perempuan dan anak. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa perempuan dekat dengan isu kebijakan dan relavan untuk memiliki keterwakilan dalam memperjuangkan hak perempuan dalam proses kebijakan dilembaga perwakilan rakyat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterwakilan dewan perempuan dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, mengetahui kendala anggota dewan perempuan dalam menjalankan fungsi legislasi tersebut serta upaya mengatasi kendala yang muncul dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur periode 2019 – 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif yaitu untuk menggambarkanfenomena yang terjadi secara deskriptif serta menjawab permasalahan beserta pemecahan sesuai dengan kondisi objektif dilapangan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, display data, dan mengambil kesimpulan verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa keterwakilan anggota dewan perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timurdalam menjalankan fungsi legislasi belum begitu optimal, mereka belum bisa memaksimalkan keterwakilan mereka dalam hal memperjuangkan perda yang responsif gender. Ada beberapa faktor yang menghambat antara lain yaitu jumlah anggota dewan yang sedikit, kemampuan anggota dewan yang kurang mumpuni, dan kurangnya dukungan dari fraksi. Upaya yang dilakukan dari DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur yaitu meningkatkan kualitas calon anggota dewan perempuan, serta meningkatkan kemampuan dewan perempuan dalam bidang legislasi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini mampu disimpulkan bahwa dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRDKabupaten Kotawaringin Timur diperlukan para anggota dewan perempuan dapat memaksimalkan keterwakilan mereka dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya berkaitan dengan isu responsif gender. Selain itu diharapkan para anggota dewan perempuan dapat lebih berjuangdan aktif dalam sidang paripurna maupun komisi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07209/IPDN/2023 328.598 342 2 WAR k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195565 1
005 _ _ 20260417095900 2
035 # # $a 0010-0426000710 3
245 1 # $a KETERWAKILAN DEWAN PEREMPUAN SEBAGAI ANGGOTA DPRD DALAM MENJALANKAN FUNGSI LEGISLASI PERIODE 2019-2024 DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR /$c Wardana Mohamat Ikbar 4
100 _ # $a Wardana Mohamat Ikbar 5
300 # # $a 14 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15381 7
700 _ # $a Sinaga, Basuki 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 328.598 342 2 10
084 # # $a 328.598 342 2 WAR k 11
650 # 4 $a Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Keterwakilan perempuan sebagai anggota dewan bukan tanpa alasan mengapa pemenuhan kuota 30% bagi keterwakilan perempuan dianggap sebagai suatu yang penting. Beberapa diantarnaya adalah untukmenyuarakan aspirasi bagi kaum perempuan dan kepekaan akan isu – isukebijakan publik, terutama terkait dengan perempuan dan anak. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa perempuan dekat dengan isu kebijakan dan relavan untuk memiliki keterwakilan dalam memperjuangkan hak perempuan dalam proses kebijakan dilembaga perwakilan rakyat khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterwakilan dewan perempuan dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, mengetahui kendala anggota dewan perempuan dalam menjalankan fungsi legislasi tersebut serta upaya mengatasi kendala yang muncul dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur periode 2019 – 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif yaitu untuk menggambarkanfenomena yang terjadi secara deskriptif serta menjawab permasalahan beserta pemecahan sesuai dengan kondisi objektif dilapangan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, display data, dan mengambil kesimpulan verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa keterwakilan anggota dewan perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timurdalam menjalankan fungsi legislasi belum begitu optimal, mereka belum bisa memaksimalkan keterwakilan mereka dalam hal memperjuangkan perda yang responsif gender. Ada beberapa faktor yang menghambat antara lain yaitu jumlah anggota dewan yang sedikit, kemampuan anggota dewan yang kurang mumpuni, dan kurangnya dukungan dari fraksi. Upaya yang dilakukan dari DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur yaitu meningkatkan kualitas calon anggota dewan perempuan, serta meningkatkan kemampuan dewan perempuan dalam bidang legislasi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini mampu disimpulkan bahwa dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRDKabupaten Kotawaringin Timur diperlukan para anggota dewan perempuan dapat memaksimalkan keterwakilan mereka dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya berkaitan dengan isu responsif gender. Selain itu diharapkan para anggota dewan perempuan dapat lebih berjuangdan aktif dalam sidang paripurna maupun komisi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name