Detail Katalog

ID: 32388
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM ZONASI PENDIDIKAN DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : KASUS DI SMP NEGERI 1 MEDAN DAN SMP NEGERI 30 MEDAN / Sihombing, Daniel

Pengarang:
Sihombing, Daniel ; Baharuddin Thahir
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Administrasi Pendidikan
Deskripsi Fisik:
7
Nomor Panggil:
371.259 812 11 SIH i
Control Number:
INLIS000000001195600
BIB ID:
0010-0426000745
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi merupakan kebijakan yang mengutamakan jarak rumah calon peserta didik dengan sekolah, bukan nilai ujian sekolah. Masih ditemukan adanya problematika terkait dengan kebijakan ini, sehingga penulis perlu melakukan penelitian terkait dengan kebijakan ini. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi PPDB jenjang SMP Negeri di Kecamatan Medan Selayangt Kota Medan tahun ajaran 2022/2023, faktor penghambat dan faktor pendukung, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Metode : Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang,dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil/Temuan : temuan yang diperoleh penulis menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sistem zonasi ini sudah baik,namun belum optimal. Faktor penghambat kebijakan ini antara lain adalah keterlambatan pengesahan juknis, tingkat akurasi aplikasi pengukur jarak, adanya gesekan kepentingan, belum adanya aturan hukum yang mengikat, masyarakat belum mengerti dengan sistem daring yang digunakan. Faktor pendukung kebijakan ini adalah adanya dana yang tersedia, koordinasi yang baik secara vertical maupun horizontal dan pemahaman aparatur pelaksana yang baik terkait dengan kebijakan sistem zonasi. Kesimpulan : Upaya yang dilakukan melakukan monitoring evaluasi terhadap juknis dan rumah calon siswa, memberikan kursi tambahan bagi siswa berprestasi, memberikan sanksi tegas, memberikan edukasi dan sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat setempat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07225/IPDN/2023 371.259 812 11 SIH i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195600 1
005 _ _ 20260417114635 2
035 # # $a 0010-0426000745 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM ZONASI PENDIDIKAN DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA : $b KASUS DI SMP NEGERI 1 MEDAN DAN SMP NEGERI 30 MEDAN /$c Sihombing, Daniel 4
100 _ # $a Sihombing, Daniel 5
300 # # $a 7 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15162 7
700 _ # $a Baharuddin Thahir 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 371.259 812 11 10
084 # # $a 371.259 812 11 SIH i 11
650 # 4 $a Administrasi Pendidikan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi merupakan kebijakan yang mengutamakan jarak rumah calon peserta didik dengan sekolah, bukan nilai ujian sekolah. Masih ditemukan adanya problematika terkait dengan kebijakan ini, sehingga penulis perlu melakukan penelitian terkait dengan kebijakan ini. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan sistem zonasi PPDB jenjang SMP Negeri di Kecamatan Medan Selayangt Kota Medan tahun ajaran 2022/2023, faktor penghambat dan faktor pendukung, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Metode : Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang,dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil/Temuan : temuan yang diperoleh penulis menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sistem zonasi ini sudah baik,namun belum optimal. Faktor penghambat kebijakan ini antara lain adalah keterlambatan pengesahan juknis, tingkat akurasi aplikasi pengukur jarak, adanya gesekan kepentingan, belum adanya aturan hukum yang mengikat, masyarakat belum mengerti dengan sistem daring yang digunakan. Faktor pendukung kebijakan ini adalah adanya dana yang tersedia, koordinasi yang baik secara vertical maupun horizontal dan pemahaman aparatur pelaksana yang baik terkait dengan kebijakan sistem zonasi. Kesimpulan : Upaya yang dilakukan melakukan monitoring evaluasi terhadap juknis dan rumah calon siswa, memberikan kursi tambahan bagi siswa berprestasi, memberikan sanksi tegas, memberikan edukasi dan sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat setempat. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 17 Apr 2026
Export