Detail Katalog

ID: 32490
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGEMBANGAN UMKM MELALUI FESTIVAL BAKU TIMBA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA / Meir Mutiara

Pengarang:
Meir Mutiara ; Ridwan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengembangan dan pemberdayaan UMKM
Deskripsi Fisik:
16 : ilus
Nomor Panggil:
338.642 598 8 MEI p
Control Number:
INLIS000000001195701
BIB ID:
0010-0426000846
Catatan
Permasalahan: Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Papua termasuk Jayapura memiliki pengaruh dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan mencerminkan identitas budaya dan sumber daya alam lokal, Jayapura memiliki potensi yang luar biasa untuk menghasilkan produk lokal. Namun, produk lokal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga salah satu cara untuk memanfaatkannya dengan mengadakan Festival Baku Timba yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan, faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan UMKM melalui Festival Baku Timba dalam peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Metode: Metode pengumpulan data terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer mencakup observasi dan wawancara, sedangkan sumber sekunder meliputi publikasi dan laporan penelitian. Hasil/Temuan: . Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini memberikan akses pemasaran lebih luas bagi pelaku usaha, meningkatkan standarisasi produk, serta mendukung inovasi dalam pengemasan dan promosi. Pemerintah Kabupaten Jayapura turut berperan aktif dalam menyediakan fasilitas pemasaran, seperti tenda di festival dan galeri UMKM, untuk meningkatkan penjualan produk lokal. Meskipun festival ini berperan signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Jayapura, pelaku UMKM masih menghadapi hambatan utama, yaitu kurangnya kemampuan dalam memasarkan produk, baik secara langsung maupun online. Kesimpulan: Kesimpulan: Festival Baku Timba di Kabupaten Jayapura berhasil meningkatkan pengembangan UMKM lokal dengan memperluas akses pemasaran, meningkatkan standarisasi produk, dan mendukung inovasi dalam pengemasan. Dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pemasaran juga berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk lokal. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemasaran, baik secara langsung maupun online, yang perlu diatasi untuk keberlanjutan usaha mereka.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07544/IPDN/2025 338.642 598 8 MEI p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195701 1
005 _ _ 20260417085933 2
035 # # $a 0010-0426000846 3
245 1 # $a PENGEMBANGAN UMKM MELALUI FESTIVAL BAKU TIMBA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c Meir Mutiara 4
100 _ # $a Meir Mutiara 5
300 # # $a 16 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24055 7
700 _ # $a Ridwan 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 338.642 598 8 10
084 # # $a 338.642 598 8 MEI p 11
650 # 4 $a Pengembangan dan pemberdayaan UMKM 12
520 # # $a Permasalahan: Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Papua termasuk Jayapura memiliki pengaruh dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan mencerminkan identitas budaya dan sumber daya alam lokal, Jayapura memiliki potensi yang luar biasa untuk menghasilkan produk lokal. Namun, produk lokal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga salah satu cara untuk memanfaatkannya dengan mengadakan Festival Baku Timba yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan, faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan UMKM melalui Festival Baku Timba dalam peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Metode: Metode pengumpulan data terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer mencakup observasi dan wawancara, sedangkan sumber sekunder meliputi publikasi dan laporan penelitian. Hasil/Temuan: . Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini memberikan akses pemasaran lebih luas bagi pelaku usaha, meningkatkan standarisasi produk, serta mendukung inovasi dalam pengemasan dan promosi. Pemerintah Kabupaten Jayapura turut berperan aktif dalam menyediakan fasilitas pemasaran, seperti tenda di festival dan galeri UMKM, untuk meningkatkan penjualan produk lokal. Meskipun festival ini berperan signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Jayapura, pelaku UMKM masih menghadapi hambatan utama, yaitu kurangnya kemampuan dalam memasarkan produk, baik secara langsung maupun online. Kesimpulan: Kesimpulan: Festival Baku Timba di Kabupaten Jayapura berhasil meningkatkan pengembangan UMKM lokal dengan memperluas akses pemasaran, meningkatkan standarisasi produk, dan mendukung inovasi dalam pengemasan. Dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pemasaran juga berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk lokal. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemasaran, baik secara langsung maupun online, yang perlu diatasi untuk keberlanjutan usaha mereka. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 17 Apr 2026
Export