Detail Katalog

ID: 32561
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MITIGASI KECELAKAAN KERJA PADA PERTAMBANGAN EMAS DI KABUPATEN MURUNG RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / Jesica Michel Ompusunggu

Pengarang:
Jesica Michel Ompusunggu ; Ida Yunari Ristiani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Keselamatan dan kesehatan kerja
Deskripsi Fisik:
19 : ilus
Nomor Panggil:
363.115 983 4 JES m
Control Number:
INLIS000000001195772
BIB ID:
0010-0426000917
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya tingkat kecelakaan kerja di sektor pertambangan emas, Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan strategi mitigasi yang tepat guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan risiko kecelakaan kerja di sektor pertambangan emas yang efektif dalam menurunkan tingkat kecelakaan kerja pada operasi pertambangan modern yang berizin dan aktivitas pertambangan semimodern tanpa izin di Kabupaten Murung Raya, dengan menggunakan metode analisis HIRARC. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode HIRARC untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan tingkat risikonya, serta merumuskan langkah mitigasi yang sesuai. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya mitigasi yang cukup baik di pertambangan yang berizin, namun masih ada kekurangan signifikan dalam sektor pertambangan tanpa izin. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat risiko kecelakaan antara lain kondisi lingkungan kerja, suhu udara, pencahayaan, penggunaan peralatan yang tidak standar, serta kondisi fisik pekerja yang kurang optimal. Kesimpulan: Untuk mengurangi kecelakaan kerja dan mendukung keberlanjutan kegiatan pertambangan, perlu dilakukan peningkatan pengawasan, pelatihan keselamatan kerja secara berkala, serta penerapan teknologi modern yang lebih aman. Selain itu, peran pemerintah dalam mengawasi sektor pertambangan tanpa izin sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja secara keseluruhan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07562/IPDN/2025 363.115 983 4 JES m Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195772 1
005 _ _ 20260430124409 2
035 # # $a 0010-0426000917 3
245 1 # $a MITIGASI KECELAKAAN KERJA PADA PERTAMBANGAN EMAS DI KABUPATEN MURUNG RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Jesica Michel Ompusunggu 4
100 _ # $a Jesica Michel Ompusunggu 5
300 # # $a 19 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24437 7
700 _ # $a Ida Yunari Ristiani 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.115 983 4 10
084 # # $a 363.115 983 4 JES m 11
650 # 4 $a Keselamatan dan kesehatan kerja 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya tingkat kecelakaan kerja di sektor pertambangan emas, Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan strategi mitigasi yang tepat guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan risiko kecelakaan kerja di sektor pertambangan emas yang efektif dalam menurunkan tingkat kecelakaan kerja pada operasi pertambangan modern yang berizin dan aktivitas pertambangan semimodern tanpa izin di Kabupaten Murung Raya, dengan menggunakan metode analisis HIRARC. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode HIRARC untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan tingkat risikonya, serta merumuskan langkah mitigasi yang sesuai. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya mitigasi yang cukup baik di pertambangan yang berizin, namun masih ada kekurangan signifikan dalam sektor pertambangan tanpa izin. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat risiko kecelakaan antara lain kondisi lingkungan kerja, suhu udara, pencahayaan, penggunaan peralatan yang tidak standar, serta kondisi fisik pekerja yang kurang optimal. Kesimpulan: Untuk mengurangi kecelakaan kerja dan mendukung keberlanjutan kegiatan pertambangan, perlu dilakukan peningkatan pengawasan, pelatihan keselamatan kerja secara berkala, serta penerapan teknologi modern yang lebih aman. Selain itu, peran pemerintah dalam mengawasi sektor pertambangan tanpa izin sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja secara keseluruhan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name