Detail Katalog

ID: 32568
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KINERJA KEUANGAN KABUPATEN JOMBANG PROVINSI JAWA TIMUR / Putri Evelyna Rokhim

Pengarang:
Putri Evelyna Rokhim ; Eljawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
13 : ilus
Nomor Panggil:
336.598.825 PUT a
Control Number:
INLIS000000001195779
BIB ID:
0010-0526000007
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja keuangan pemerintah daerah yakni kemapuan suatu pemerintah untuk memaksimalkan sumber penerimaan daerah agar efektif dan efisien dalam penggunaan angaran pendapatan dan belanja daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah daerah kabupaten Jombang tahun anggaran 2018-2022, mengetahui faktor penghambat pelaksanaan kinerja keuangan, menjelaskan upaya dalam pelaksanaan kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data mengunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengunakan teori analisis rasio keuangan oleh mahmudi yang terbagi atas rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas dan rasio efisiensi Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: penelitian ini menunjukkan analisis rasio derajat desentralisasi sebesar 19,4 % termasuk ke dalam kriteria kurang, analisis rasio kemandirian keuangan daerah sebesar 24,6% yang tergolong pada kemampuan keuangan kategori rendah dan pola hubungan konsultatif, analisis rasio efektifitas pendapatan asli daerah sebesar 112.1% yang artinya pengukuran efektifitas tergolong pada kriteria sangat efektif. Analisis rasio efisiensi Pendapatan Asli Daerah sebesar 96% yang tergolong pada kriteria kurang efisien. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di Kabupaten Jombang, di Kabupaten Jombang tergolong masih rendah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah namun mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut saran peneliti yakni dengan mengoptimalkan kembali peningkatan terhadap intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan sesuai potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah, rotasi pegawai dengan menyesuaikan bidang kompetensi yang dimiliki dari setiap pegawai dan menambah jumlah tenaga operator yang lebih berkompeten dalam memaksimalkan penggunaan aplikasi yang berkaitan dengan sistem informasi keuangan daerah agar lebih mempermudah pelaksanaan penganggaran.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07288/IPDN/2023 336.598.825 PUT a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195779 1
005 _ _ 20260505063044 2
035 # # $a 0010-0526000007 3
245 1 # $a ANALISIS KINERJA KEUANGAN KABUPATEN JOMBANG PROVINSI JAWA TIMUR /$c Putri Evelyna Rokhim 4
100 _ # $a Putri Evelyna Rokhim 5
300 # # $a 13 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12585 7
700 _ # $a Eljawati 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.598.825 10
084 # # $a 336.598.825 PUT a 11
650 # 4 $a Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kinerja keuangan pemerintah daerah yakni kemapuan suatu pemerintah untuk memaksimalkan sumber penerimaan daerah agar efektif dan efisien dalam penggunaan angaran pendapatan dan belanja daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah daerah kabupaten Jombang tahun anggaran 2018-2022, mengetahui faktor penghambat pelaksanaan kinerja keuangan, menjelaskan upaya dalam pelaksanaan kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data mengunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengunakan teori analisis rasio keuangan oleh mahmudi yang terbagi atas rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas dan rasio efisiensi Pendapatan Asli Daerah. Hasil/Temuan: penelitian ini menunjukkan analisis rasio derajat desentralisasi sebesar 19,4 % termasuk ke dalam kriteria kurang, analisis rasio kemandirian keuangan daerah sebesar 24,6% yang tergolong pada kemampuan keuangan kategori rendah dan pola hubungan konsultatif, analisis rasio efektifitas pendapatan asli daerah sebesar 112.1% yang artinya pengukuran efektifitas tergolong pada kriteria sangat efektif. Analisis rasio efisiensi Pendapatan Asli Daerah sebesar 96% yang tergolong pada kriteria kurang efisien. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di Kabupaten Jombang, di Kabupaten Jombang tergolong masih rendah dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah namun mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut saran peneliti yakni dengan mengoptimalkan kembali peningkatan terhadap intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan sesuai potensi yang ada, mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah, rotasi pegawai dengan menyesuaikan bidang kompetensi yang dimiliki dari setiap pegawai dan menambah jumlah tenaga operator yang lebih berkompeten dalam memaksimalkan penggunaan aplikasi yang berkaitan dengan sistem informasi keuangan daerah agar lebih mempermudah pelaksanaan penganggaran. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name