=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001191789 =005 20260113102904 =035 ##$$a 0010-0126000234 =245 1#$$a PENINGKATAN PENDAPATAN PELAKU UMKM MELALUI TOURISM MARKETING JEMBER FASHION CARNAVAL DI KABUPATEN JEMBER /$c Maura Aurellia Prasetya =100 #$$a Maura Aurellia Prasetya =300 ##$$a 12 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21021 =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 338.045 982 881 =084 ##$$a 338.045 982 881 MAU p =650 #4$$a Pemasaran Pariwisata =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini ialah bagaimana peningkatan pendapatan pelaku UMKM melalui tourism marketing Jember Fashion Carnaval di Kabupaten Jember. Tujuan: untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan pendapatan pelaku UMKM melalui tourism marketing Jember Fashion Carnaval di Kabupaten Jember dan memberikan dampak kepada Masyarakat di kabupaten Jember. Metode: menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni Sumber data primer diperoleh dari wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi. Menggunakan Purposive sampling dan snowball sampling dalam menentukan informan. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh yakni Peningkatan Pendapatan Pelaku UMKM Melalui Tourism Marketing Jember Fashion Carnaval Di Kabupaten Jember secara keseluruhan benar adanya terjadi peningkatan pendapatan masing-masing pelaku UMKM pada saat acara JFC berlangsung. Hal ini telah diukur berdasarkan empat dimensi dari teori yang digunakan. Pada pelaksanaan acara JFC yang berlangsung selama tiga hari para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi mengatakan bahwa terjadi peningkatan pendapatan dibandingkan dengan pendapatan di hari biasanya. Pendapatan meningkat sekitar lebih dari dua kali lipat. Akan tetapi, realita yang terjadi di lapangan pada tahun 2024 adanya total penurunan pendapatan ekonomi secara keseluruhan bukan pada pendapatan masing-masing pelaku UMKM. Kesimpulan: berdasarkan hasil yang ditemukan, akses pasar yang belum mampu memperluas jangkauan, digitalisasi dan promosi yang kurang maksimal, adanya revitalisasi Alun-alun Kabupaten Jember serta faktor cuaca yang tidak mendukung. Sehingga hal inilah yang menyebabkan berkurangnya pelaku UMKM yang berdampak pada penurunan pendapatan di tahun 2024. Keywords: Peningkatan Pendapatan, UMKM, JFC, Tourism Marketing