=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001191797 =005 20260113105016 =035 ##$$a 0010-0126000242 =245 1#$$a Analisis Penggunaan SIASN Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangkaraya Menggunakan Pendekatan Hot Fit /$c Mita Ashary =100 #$$a Mita Ashary =300 ##$$a 11 : $b Ilus =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 353.598.344.1 =084 ##$$a 353.598.344.1 MIT a =650 #4$$a Administrasi Negara =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya nilai IP (Indeks Profesionalitas) ASN DI Kota Palangkaraya per tanggal 28 Februari 2024 yang menempati peringkat ke-17 dengan kategori sangat rendah. Kondisi ini mendorong peneliti untuk menelaah lebih jauh terkait pemanfaatan SIASN, hambatan-hambatan yang dihadapi, serta merumuskan solusi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kinerja BKPSDM Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil observasi peneliti, penelitian penerapan SIASN di instansi belum banyak dibahas dalam penelitian-penelitian sebelumnya, sehingga menjadi unsur kebaruan dalam studi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis secaraimplementasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Plus dalam pengolahan dan analisis data. Hasil/ Temuan : Hasil penelitian ini yaitu implementasi SIASN di BKPSDM Kota Palangka Raya telah berlangsung dengan baik berdasarkan kerangka HOT Fit, yang mencakup aspek manusia, organisasi, teknologi, dan manfaat. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti intensitas penggunaan sistem, tingkat kepuasan pengguna, serta kualitas layanan yang diberikan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi perbedaan usia yang berpengaruh terhadap kemampuan dalam mengoperasikan teknologi, serta keterlambatan pemrosesan data ketika sistem digunakan dalam kuantitas besar, terutama menjelang akhir tahun. Di sisi lain, faktor seperti kualitas sistem, kualitas informasi, struktur dan lingkungan organisasi, serta manfaat yang dihasilkan telah berfungsi dengan baik dan perlu terus dijaga serta ditingkatkan. Kesimpulan : Dukungan dari berbagai pihak diperlukan dalam memaksimalkan penggunaan SIASN di BKPSDM Kota palangkaraya diantaranya, pengevaluasian berkala dari pimpinan , pelatihan dalam menunjang kemampuan pegawaian dalam penggunaan sistem. Serta manajemen dalam pekerjaan agar tidak menumpuk di saat tertentu. Kata kunci : Analisis,SIASN, HOT Fit =856 ##$$a -