=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192447 =005 20260126113426 =035 ##$$a 0010-0126000892 =245 1#$$a EFEKTIVITAS PENILAIAN KINERJA MELALUI SISTEM APLIKASI PENILAIAN KINERJA PEGAWAI (SASIKAP EVO 6.0) DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Muhammad Galan Jayabarani =100 #$$a Muhammad Galan Jayabarani =300 ##$$a 11 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24932 =700 #$$a Rizki Amalia =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 352.150 598 243 =084 ##$$a 352.150 598 243 MUH e =650 #4$$a Administrasi pemerintah daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN) merupakan instrumen penting dalam menjamin profesionalitas dan akuntabilitas birokrasi. Pemerintah Kabupaten Bandung telah menerapkan Sistem Aplikasi Penilaian Kinerja Pegawai (SASIKAP EVO 6.0) untuk mendukung evaluasi kinerja ASN secara digital. Namun, hasil evaluasi awal menunjukkan sebagian besar pegawai hanya mencapai kategori “Sesuai Ekspektasi” dan belum ada yang memperoleh predikat “Sangat Baik”. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tujuan sistem dengan implementasi di lapangan, khususnya dalam hal akurasi penilaian, kesiapan SDM, dan efektivitas teknologi yang digunakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penilaian kinerja melalui sistem aplikasi SASIKAP EVO 6.0 di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil: Efektifitas penilaian kinerja melalui sistem aplikasi penilaian kinerja pegawai (SASIKAP EVO 6.0) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung sudah berjalan dengan baik dalam dimensi sumber daya manusia, struktur organisasi, dan pimpinan. Namun dalam dimensi teknologi, sumber daya manusia dan dukungan masih menemui hambatan. Kesimpulan: Meskipun sistem SASIKAP EVO 6.0 telah berjalan dan memberi pengaruh terhadap penguatan budaya kinerja berbasis digital, efektivitasnya belum optimal. Dibutuhkan upaya strategis seperti peningkatan pelatihan teknis, pengawasan yang konsisten, serta integrasi sistem yang lebih baik agar mampu menunjang reformasi birokrasi secara nyata dan berkelanjutan. Kata Kunci: Penilaian kinerja, SASIKAP EVO 6.0, digitalisasi birokrasi.