=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192452 =005 20260126115633 =035 ##$$a 0010-0126000897 =245 1#$$a KOORDINASI DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN BERSAMA DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH DALAM MEMBERDAYAKAN PENGRAJIN KARAWO DI KABUPATEN GORONTALO /$c AMELIA FATRICCIA POBI =100 #$$a AMELIA FATRICCIA POBI =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20989 =700 #$$a Heru Sulistiyo =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 352.150 598 432 1 =084 ##$$a 352.150 598 432 1 AME k =650 #4$$a Administrasi pemerintah daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus kepada permasalahan rendahnya tingkat kesejahteraan para pengrajin karawo karena kurangnya pengetahuan dan pemberdayaan kepada mereka. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah dalam memberdayakan pengrajin karawo yang ada di kabupaten Gorontalo. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode dekriptif dengan parameter pengukuran koordinasi menurut Handayaningrat. Hasil/Temuan: Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini koordinasi yang sudah terlaksana masih belum sepenuhnya baik. Terlihat dari tidak sempurnanya parameter yang penulis gunakan yakni, komunikasi formal yang terjadi masih sangat jarang diakibatkan oleh beberapa faktor dan juga belum adanya kesepakatan tertulis yang spesifik mengatur mengenai koordinasi ini. Kesimpulan: Koordinasi yang terjadi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah dalam memberdayakan pengrajin karawo belum dapat dikatakan masimal. Hal ini berdasarkan kepada belum sempurnanya dua dari tiga parameter untuk mengukur tingat koordinasi tersebut. Kata Kunci: Dewan Kerajinan Nasional Daerah , Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koordinasi ;Pemberdayaan.