=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192469 =005 20260126053947 =035 ##$$a 0010-0126000914 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DALAM PENGENDALIAN LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c ATHA TRI ARDELIA =100 #$$a ATHA TRI ARDELIA =300 ##$$a 19 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21167 =700 #$$a Rosmery Elsye =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 363.960 959 818 51 =084 ##$$a 363.960 959 818 51 ATH i =650 #4$$a program keluarga berencana =520 ##$$a Permasalahan /Latar Belakang(GAP): Tingginya laju pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru disertai dengan rendahnya pemahaman masyarakat tentang program Keluarga Berencana (KB), kurangnya partisipasi laki-laki, serta minimnya koordinasi dengan fasilitas kesehatan swasta telah menghambat efektivitas pelaksanaan Program KB. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Program Keluarga Berencana dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di Kota Banjarbaru, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menggambarkan upaya pemerintah daerah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Implementasi Program KB di Kota Banjarbaru menunjukkan langkah positif namun belum optimal, karena beberapa indikator dalam model Van Meter dan Van Horn seperti sumber daya, koordinasi, dan penerimaan masyarakat belum terpenuhi sepenuhnya. Kesimpulan: Pelaksanaan Program KB oleh DP3APMP2KB secara internal berjalan cukup baik, tetapi masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya keterlibatan laki-laki, serta belum terintegrasinya program dengan fasilitas kesehatan swasta. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana