=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192533 =005 20260127102327 =035 ##$$a 0010-0126000978 =245 1#$$a ANALISIS LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KABUPATEN SORONG UNTUK MENDUKUNG KESIAPAN PENERAPAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITAL /$c Eduardus Julio Bastian Matutina =100 #$$a Eduardus Julio Bastian Matutina =300 ##$$a 13 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22677 =700 #$$a Mohammad Rezza Fahlevvi =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 004.659 883 12 =084 ##$$a 004.659 883 12 EDU a =650 #4$$a digital =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bentuk dataran rendah, pegunungan, dan pantai Kabupaten Sorong membuat akses masyarakat ke informasi yang dibutuhkan menjadi sulit. penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memerlukan literasi digital masyarakat yang memadai untuk meminimalkan risiko kejahatan siber. Rendahnya literasi digital menjadi tantangan utama yang memerlukan perhatian lebih. Kondisi yang terjadi pada Provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa masyarakat disana kurang handal dalam penggunaan teknologi informasi, hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong apakah mampu dalam menggunakan teknologi informasi digital dalam melakukan pelayanan publik digital. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk mendeskripsikan sesuatu secara rinci dan bukan bermain hanya dengan angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori pilar literasi oleh Kominfo tahun 2020. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini dikelompokan dalam 5 kelas. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong untuk melihat kesiapan dalam menghadapi penerapan pelayanan public berbasis digital, Adapun pada dimensi kecakapan digital Masyarakat Kabupaten Sorong masih belum mahir dalam mengoperasikan beberapa teknologi digital, pada dimensi etika digital Masyarakat Sorong sudah menunjukkan hal yang positif dengan penerapan etika berkomunikasi di ranah digital, pada dimensi keamanan digital diketahui bahwa masih terdapat kurang maksimalnya keamanan digital di Kabupaten Sorong, pada dimensi budaya digital masih belum banyak ditemukan kegiatan yang secara digital menjadi kebiasaan. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian kualitatif yang dilakukan menunjukkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong sudah berada pada kategori baik dengan beberapa catatan, sehingga dapat dikatakan penerapan pelayanan digital yang diterapkan Kata Kunci: Literasi Digital, Pelayanan Publik Digital, E-Government, Kabupaten Sorong, Transformasi Digital