=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192644 =005 20260128095357 =035 ##$$a 0010-0126001089 =245 1#$$a EFEKTIVITAS PETUGAS REGISTRASI GAMPONG DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN ACEH TAMIANG PROVINSI ACEH /$c Fajar Variq Al Khani =100 #$$a Fajar Variq Al Khani =300 ##$$a 16 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/24358 =700 #$$a I Gede Suratha =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 =082 ##$$a 352.309 598 117 3 =084 ##$$a 352.309 598 117 3 FAJ e =650 #4$$a Manajemen Eksekutif Administrasi Negara =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masih rendahnya Tingkat pencatatan akta kematian di Kabupaten Aceh Tamiang Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas PRG dalam penerbitan akta kematian di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan analisis dokumen terhadap pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Dukcapil, mitra kerja sama, dan masyarakat pengguna KIA. Hasil/Temuan: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, mengacu pada teori efektivitas Duncan dalam Steers yang mencakup tiga dimensi: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2020, PRG di Kecamatan Karang Baru berkontribusi terhadap penerbitan 248 dari total 2.116 akta kematian di Kabupaten Aceh Tamiang atau sekitar 11,7%. Hal ini menunjukkan peran PRG cukup signifikan. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kapasitas SDM yang belum merata. Kesimpulan: Kesimpulannya, PRG memiliki peran penting dalam meningkatkan layanan administrasi kependudukan, khususnya dalam penerbitan akta kematian. Optimalisasi peran PRG perlu didukung dengan pelatihan, peningkatan fasilitas, dan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat. Kata kunci: Aceh Tamiang, pencatatan sipil, akta kematian, efektivitas, PetugasPendaftaran Gampong, pelayanan publik.