=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192714 =005 20260128125659 =035 ##$$a 0010-0126001159 =245 1#$$a STRATEGI PENINGKATAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Igo Saputra =100 #$$a Igo Saputra =300 ##$$a 18 : $b Ilus =700 #$$a Ismail =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 621.382 598 325 1 =084 ##$$a 621.382 598 325 1 IGO s =650 #4$$a digital =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendigitalisasi dokumen kependudukan guna mendukung transformasi digital pelayanan publik. Namun, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, hingga akhir 2024 baru mencapai 2,04%, jauh di bawah target nasional sebesar 30%. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan antara kebijakan pusat dan implementasi daerah, yang dipengaruhi oleh terbatasnya infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi masyarakat, kondisi geografis yang menantang, serta sosialisasi dan layanan yang belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan aktivasi IKD yang adaptif dan aplikatif terhadap konteks lokal. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam implementasi IKD. Hasil/Temuan: Temuan yang di dapatkan yaitu strength menunjukkan Ketersediaan SDM yang kompeten, Infrastruktur Digital memadai, Anggaran yang cukup ,Waktu pelayanan yang cepat. Weakness didapatkan Sistem yang error, Biaya transportasi mahal, jarak yang josh dan Jemput bola belum optimal. Opportunities didapatkan Dukungan Kebijakan, Partisipasi Masyarakat, Kolaborasi dengan instansi lain, Media sosial yang aktif. Threats didapatkan Listrik padam, Ancaman calo, Kemampuan masyarakat memahami IKD dan Kendala jaringan. Analisis SWOT mengungkap peluang seperti tingginya penggunaan media sosial dan potensi kerja sama lintas instansi. Strategi yang disusun mencakup penguatan SDM, pemanfaatan media digital, kolaborasi antarinstansi, serta pengembangan layanan yang inklusif dan adaptif. Kesimpulan: Aktivasi IKD di Kabupaten Sanggau masih rendah akibat kombinasi faktor struktural, teknis, dan sosial. Kata kunci: Administrasi Kependudukan, Identitas Kependudukan Digital, Kabupaten Sanggau, SWOT. =856 ##$$a -