=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192749 =005 20260128023325 =035 ##$$a 0010-0126001194 =245 1#$$a PROGRAM DESA BERSAUDARA DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA GUNUNG BERAPI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Farhan Adnan Ihfandi =100 #$$a Farhan Adnan Ihfandi =300 ##$$a 10 : $b Ilus =700 #$$a Selamat Jalaludin =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 363.349 559 826 44 =084 ##$$a 363.349 559 826 44 FAR p =650 #4$$a bencana gunung berapi =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Meskipun Program Desa Bersaudara telah diterapkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayah yang rawan letusan Gunung Merapi, masih terdapat tantangan signifikan yang belum terselesaikan terutama terkait evakuasi ternak. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara peningkatan kesiapsiagaan manusia dan perlindungan terhadap aset ekonomi masyarakat (ternak). Tujuan: Menilai efektivitas Program Desa Bersaudara dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap letusan Gunung Merapi. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan wawancara mendalam terhadap 15 informan yang terdiri dari perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa, relawan, dan warga terdampak. Studi ini juga menganalisis dokumen kebijakan seperti Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Kontinjensi Letusan Gunung Merapi. Hasil: Program Desa Bersaudara telah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan dan sistem peringatan dini, namun masih menghadapi tantangan besar dalam evakuasi ternak akibat keterbatasan fasilitas, praktik pasar yang eksploitatif, dan keraguan peternak untuk mengungsi, dengan upaya mitigasi yang terhambat oleh kendala anggaran dan koordinasi. Kesimpulan: Program Desa Bersaudara terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, namun masih memerlukan perbaikan dalam aspek perlindungan ternak. Diperlukan kebijakan khusus seperti pembentukan Tim Fasilitasi Pembelian Ternak, penyediaan transportasi darurat, dan regulasi harga ternak saat bencana. Studi ini menekankan pentingnya integrasi aspek ekonomi dalam manajemen bencana untuk meminimalkan korban jiwa dan kerugian materiil. Kata Kunci: Desa Bersaudara, kesiapsiagaan bencana, evakuasi ternak =856 ##$$a -