=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192768 =005 20260128113641 =035 ##$$a 0010-0126001213 =245 1#$$a PENGARUH RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN ACEH SELATAN /$c Farhan Maulana =100 #$$a Farhan Maulana =300 ##$$a 17 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/25034 =700 #$$a Ihwan Sudrajat =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 =082 ##$$a 336.013 598 26 =084 ##$$a 336.013 598 26 FAR p =650 #4$$a Keuangan Daerah =520 ##$$a Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Kemandirian fiskal merupakan salah satu pilar penting dalam keberhasilan otonomi daerah. Namun, kenyataannya masih banyak pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Aceh Selatan, yang bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial tetapi belum dioptimalkan secara maksimal adalah retribusi pasar. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh retribusi pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Aceh Selatan dan menganalisis sejauh mana kontribusinya terhadap kemandirian fiskal daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi dan wawancara, dengan dukungan data sekunder dari tahun 2010 hingga 2024. Penelitian ini juga menggunakan teori Multiple Streams Framework (Kingdon) sebagai kerangka konseptual. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa retribusi pasar berpengaruh signifikan dan positif terhadap PAD dengan nilai koefisien regresi sebesar 734,191 dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,613. Artinya, sebesar 61,3% variasi PAD dapat dijelaskan oleh retribusi pasar. Meskipun potensi retribusi pasar cukup besar, realisasi penerimaannya masih rendah dan belum mencapai target secara konsisten. Hambatan utama terletak pada belum optimalnya sistem pengelolaan, rendahnya kepatuhan pedagang, dan lemahnya pengawasan. Kesimpulan: Retribusi pasar memiliki pengaruh signifikan terhadap PAD dan berpotensi menjadi salah satu sumber utama dalam meningkatkan kemandirian fiskal Kabupaten Aceh Selatan. Ditemukan beberapa hambatan dalam pelaksananya untuk itu, diperlukan perbaikan manajerial dan kebijakan teknis untuk mengoptimalkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Kata Kunci: Retribusi Pasar, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kemandirian Fiskal