=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192795 =005 20260129092253 =035 ##$$a 0010-0126001240 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PROGRAM RUMAH KOLABORASI DISABILITAS KABUPATEN LANGKAT /$c Silitonga, Shandy Wirawan =100 #$$a Silitonga, Shandy Wirawan =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24024 =700 #$$a Umar Nain =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 362,4 =084 ##$$a 362,4 SIL p =650 #4$$a Layanan Penyandang Disabilitas =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyandang disabilitas di Kabupaten Langkat menghadapi berbagai hambatan dalam akses pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial, sementara program pemberdayaan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan masih terbatas. Ketiadaan panti sosial negeri khusus serta masih kuatnya stigma dan keterbatasan akses modal memperparah tantangan yang dihadapi kelompok ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan penyandang disabilitas melalui Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan informan kunci dari Dinas Sosial, pengelola program, dan penyandang disabilitas peserta program. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Rumah Kolaborasi Disabilitas berhasil meningkatkan kesadaran diri, keterampilan, dan pendapatan peserta hingga rata-rata 30%. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha bersama, menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan individu, serta membangun sistem pendampingan berkelanjutan. Meski demikian, tantangan utama masih berupa akses modal usaha dan daya saing pasar. Kesimpulan: Program Rumah Kolaborasi Disabilitas di Kabupaten Langkat terbukti efektif sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas yang integratif dan partisipatif, mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial penyandang disabilitas, serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program serupa di daerah lain.