=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001192816 =005 20260129102058 =035 ##$$a 0010-0126001261 =245 1#$$a COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PERUMUSAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) 2025- 2029 KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA SELATAN /$c Yosoa Marinus Kambu =100 #$$a Yosoa Marinus Kambu =300 ##$$a 9 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/24573 =700 #$$a Dwi Agus Sumarno =260 ##$$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 =082 ##$$a 352.340 959 881 81 =084 ##$$a 352.340 959 881 81 YOS c =650 #4$$a Perencanaan dan Kebijakan Admnistrasi Negara =520 ##$$a Permasalahan (GAP) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan collaborative governance dalam perumusan RPJMD Kabupaten Asmat, terutama pada aspek pelibatan aktor non-pemerintah dan mekanisme kolaboratif yang belum maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis implementasi collaborative governance dalam penyusunan RPJMD 2025–2029 di Kabupaten Asmat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dan triangulasi data. Hasil/Temuan: asil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat komitmen dan partisipasi dari pemerintah daerah, kolaborasi dengan sektor non-pemerintah dan masyarakat masih terbatas. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kurangnya pemahaman, partisipasi simbolis, dan belum sinerginya lembaga-lembaga terkait. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance masih memerlukan penguatan dari segi kapasitas, komunikasi antaraktor, serta pengintegrasian dalam kebijakan. Kata kunci: Collaborative Governance, RPJMD, Pemerintah Daerah, Kolaborasi.