=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193019 =990 ##$$a 00209/IPDN/2026 =005 20260203012014 =035 ##$$a 0010-0226000103 =245 1#$$a PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI PEMERLU PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (PPKS) MELALUI PENDATAAN MEDIA SIMASOS OLEH DINAS SOSIAL KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : $b - /$c ALVITA KUMARA WASISTIYANA =100 #$$a ALVITA KUMARA WASISTIYANA =250 ##$$a - =300 ##$$a 18 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17089 =700 #$$a Eva Eviany =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 362.959 838 32 =084 ##$$a 362.959 838 32 ALV p =020 ##$$a - =650 #4$$a Kesejahteraan Sosial =520 ##$$a Upaya perlindungan sosial merupakan salah satu faktor pendukung utama dalam rangka mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial, sehingga keterbaruan data atas pemerlu pelayananan kesejahteraan sosial pun perlu terus diperbarui dan pelayanan yang semestinya pun dapat segera diberikan. Akan tetapi, Kabupaten Kutai Kartanegara mengalami kendala dalam proses pembaruan data tersebut, maka hadirlah inovasi media SiMasos. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perlindungan sosial melalui Media SiMasos oleh Dinas Sosial di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan dasar teori Sabates-Wheeler dan Devereux (2007), yang mengkaji perlindungan sosial dalam empat indikator. Hasil: Perlindungan sosial melalui pendataan media SIMASOS dilaksanakan melalui pemenuhan indikator pada dimensi protektif, preventif, promotif, dan transformatif. Akan tetapi, salah satu indikator yaitu transformatif tidak terlaksana dengan baik dikarenakan tidak adanya tindak lanjut kebijakan atas laporan yang masuk melalui media SIMASOS tersebut. Kesimpulan: Perlindungan sosial tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program yang sudah dibuat oleh pemerintah saja, perlu adanya inovasi agar tujuan negara yang berkesejahteraan dapat tercapai, salah satunya yaitu melalui pendataan PPKS menggunakan media SIMASOS yang didasari empat dimensi oleh Sabates dan Wheeler. Kemudian diketahui yang menjadi faktor pendukung terhadap objek penelitian ialah tersedianya landasan hukum dan pemilihan aplikasi yang tepat, sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya ialah kurangnya sosialisasi media SIMASOS kepada masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara, serta kurangnya tenaga dan kualitas sumber daya manusia penanggung jawab media tersebut di Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara.