=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193022 =005 20260203012642 =035 ##$$a 0010-0226000106 =245 1#$$a Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Kota Ambon Provinsi Maluku : $b - /$c Komang Putri Laksmi Ni =100 #$$a Ni Komang Putri Laksmi =250 ##$$a - =300 ##$$a 15 : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17514 =700 #$$a Ayu Widowati Johannes =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.430 959 852 22 =084 ##$$a 352.430 959 852 22 NI a =020 ##$$a - =650 #4$$a Keuangan Administrasi Negara =520 ##$$a Kinerja keuangan daerah merupakan suatu pencapaian dari hasil kerja atas target atau rencana program kegiatan pemerintah daerah dengan penyerapan anggaran selama periode satu tahun anggaran. Tujuan: Penelitian ini betujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah Kota Ambon Provinsi Maluku. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripdif dan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori analisis rasio keuangan oleh mahmudi yang terdiri atas rasio derajat desentralisasi, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektifitas PAD dan rasio efisiensi belanja. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menggambarkan analisis rasio derajat desentralisasi fiskal sebesar 14% yang termasuk kriteria kurang, analisis rasio kemandirian keuangan daerah sebesar 15% dengan kemampuan keuangan rendah sekali dengan pola hubungan instruktif, analisis rasio efektivitas PAD sebesar 78% dengan kriteria kurang efektif, analisis rasio efisiensi belanja sebesar 91% dengan kriteria kurang efisien. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian analisis rasio kinerja keuangan pemerintah di Kota Ambon dikategorikan masih rendah dan belum mampu menjalankan otonomi daerah dengan maksimal. Dilihat pada hasil perhitungan masingmasing indikator kinerja keuangan yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan cara intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap sumber pendapatan daerah yang sesuai dengan potensi daerah, mengoptimalisasi penerimaan pajak dan retribusi, perputaran atau rotasi pegawai sesuai bidang dan kompetensi yang dimiliki pegawai dan merekrut pegawai yang memiliki kompetensi untuk mengelola dan memaksimalkan penggunaan aplikasi yang berhubungan dengan sistem informasi keuangan agar membantu untuk mempermudah dalam pelaksanaan anggaran di Kota Ambon serta pemerintah daerah bisa melakukan kerjasama dengan konsultan keuangan dan akademis agar bisa mendapatkan solusi maupun perspektif mengatasi permasalahan dalam analisis kinerja keuangan di Kota Ambon.