=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193080 =005 20260204111322 =035 ##$$a 0010-0226000164 =245 1#$$a OPTIMALISASI PENGAMANAN ASET TETAP TANAH OLEH BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT : $b - /$c MUHAMMAD ARSY HUSNIADI =100 #$$a MUHAMMAD ARSY HUSNIADI =250 ##$$a - =300 ##$$a 13 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17596 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352. 598 651 2 =084 ##$$a 352. 598 651 2 MUH o =020 ##$$a - =650 #4$$a Administrasi Daerah =520 ##$$a Permasalahan aset yang nyata terjadi adalah dalam proses pengamanan, lemahnya sistem pengamanan aset dapat menyebabkan peluang bagi pihak-pihak tertentu untuk berusaha menguasai atau mengambil alih aset tersebut. Tujuan: Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses Optimalisasi Pengamanan Aset Tetap Tanah Oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat. Mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat Optimalisasi Pengamanan Aset Tetap Tanah Oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan temuan di lapangan bahwa dari teori yang digunakan yaitu teori keamanan (Suwanda 2015: 284) bahwa rincian dari masing-masing indikator yang pertama keamanan administratif menghasilkan total 4 indikator berjalan maksimal, dimensi keamanan fisik sebanyak 2 dari 3 indikator berjalan maksimal dan dimensi keamanan hukum 1 dari 2 indikator bekerja maksimal. dimana jika dilakukan analisa maka akan diperoleh hasil yang menyatakan bahwa pengamanan aset yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Lombok Barat berjalan dengan maksimal. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa Optimalisasi Pengamanan Aset Tetap Tanah oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat berjalan dengan optimal walaupun masih ada beberapa kendala namun hal itu masih dapat di atasi dengan baik. Dalam mengatasi kendala-kendala tersebut Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lombok Barat terus meningkatkan sistem manajemen pengelolaan aset, komitmen organisasi terhadap kepatuhan hukum, bekerja sama dengan instansi terkait dan tetap melibatkan masyarakat untuk mengoptimalisasi proses pengamanan aset tetap tanah.