=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193128 =005 20260204122539 =035 ##$$a 0010-0226000212 =245 1#$$a PENGARUH KOMUNIKASI POLITIK KEPALA DAERAH TERHADAP KEPERCAYAAN PUBLIK DI KABUPATEN SINTANG /$c Korbeca Aura Isabella =100 #$$a Korbeca Aura Isabella =250 ##$$a - =300 ##$$a 9 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19810 =700 #$$a Ani Martini =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 320.014 598 326 1 =084 ##$$a 320.014 598 326 1 KOR p =020 ##$$a - =600 #4$$a komunikasi politik =520 ##$$a Rumusan masalah penelitian mencakup pertanyaan tentang adanya pengaruh dan seberapa besar pengaruh komunikasi politik Kepala Daerah terhadap kepercayaan publik di wilayah tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh komunikasi politik yang dilakukan oleh Kepala Daerah terhadap kepercayaan publik di Kabupaten Sintang. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif, yang memanfaatkan analisis statistik untuk mengelola data yang diperoleh. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang tahun 2020, dengan asumsi bahwa DPT mencerminkan basis pemilih yang secara langsung terlibat dalam proses demokratis. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara komunikasi politik Kepala Daerah dan tingkat kepercayaan publik di Kabupaten Sintang. Hal ini diperkuat oleh hasil uji regresi linear sederhana yang menunjukkan nilai t hitung yang jauh lebih besar dari nilai t tabel, serta hasil uji hipotesis korelasi Rank Spearman yang menunjukkan hubungan positif dan sangat kuat antara komunikasi politik dan kepercayaan publik. Dari hasil uji standar koefisien beta didapatkan indikator personal branding yang paling tinggi pengaruhnya terhadap variabel Kepercayaan Publik. Kesimpulan : Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi politik yang efektif dari Kepala Daerah dalam memperkuat kepercayaan publik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan legitimasi pemerintahan dan partisipasi masyarakat di Tingkat lokal.