=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193155 =005 20260204010439 =035 ##$$a 0010-0226000239 =245 1#$$a STRATEGI PENGELOLAAN OBJEK WISATA PANTAI DEWARUCI JATIMALANG OLEH DINAS KEPEMUDAAN OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : $b - /$c Diva Wira Kusuma =100 #$$a Diva Wira Kusuma =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18916 =700 #$$a - =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 353.759 826 41 =084 ##$$a 353.759 826 41 DIV s =020 ##$$a - =650 #4$$a Pengelolaan pariwisata =520 ##$$a Pantai Dewaruci Jatimalang merupakan salah satu objek wisata yang ikonik dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berbagai macam permasalahan seperti pada proses penataan kembali kawasan Pantai Dewaruci Jatimalang belum tercapai satu pemahaman antara pemerintah daerah dengan masyarakat di sekitar pantai, belum optimalnya promosi objek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang, dan pola kebiasaan beberapa wisatawan yang tidak sadar lingkungan dengan membuang sampah tidak pada tempatnya. Sehingga perlunya langkah yang tepat oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat dan menganalisis strategi pengelolaan objek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, berfokus pada strategi pengelolaan Pantai Dewaruci Jatimalang oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo menggunakan teori Robert H. Hayes dan Steven Wheelwright (Jatmiko, 2004). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/ Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang oleh Dinas Kepemudaan Olahaga dan Pariwisata cukup baik, namun terdapat kendala yang meliputi keamanan yang belum optimal, pemasaran yang belum maksimal, Pokdarwis Pantai Dewaruci Jatimalang masih belum berjalan dengan maksimal, pada proses penataan kembali kawasan Pantai Dewaruci Jatimalang belum tercapai satu pemahaman antara pemerintah daerah dengan masyarakat di sekitar pantai, dan pola kebiasaan beberapa wisatawan yang tidak sadar lingkungan dengan membuang sampah tidak pada tempatnya. Kesimpulan: Langkah strategi yang diambil oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo dalam upaya pengelolaan objek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang dilakukan sudah cukup baik akan tetapi dalam pengelolaannya masih terdapat kendala didalamnya seperti keamanan yang belum optimal, pemasaran yang belum maksimal, Pokdarwis Pantai Dewaruci Jatimalang masih belum berjalan dengan maksimal, pada proses penataan kembali kawasan Pantai Dewaruci Jatimalang belum tercapai satu pemahaman antara pemerintah daerah dengan masyarakat di sekitar pantai, dan pola kebiasaan beberapa wisatawan yang tidak sadar lingkungan dengan membuang sampah tidak pada tempatnya. Adapun faktor pendukungnya baik internal maupun eksternal meliputi realisasi PAD, masyarakat sekitar pantai, adanya dasar hukum, serta Dana Alokasi Khusus. Beberapa upaya baik langsung maupun tidak sudah dilakukan meliputi penambahan fasilitas tempat sampah, meningkatkan fasilitas keamanan, pelatihan Pokdarwis, dan melakukan pemasaran secara maksimal.