=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193156 =005 20260204010652 =035 ##$$a 0010-0226000240 =245 1#$$a PERAN KPUD DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PILPRES 2024 DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA (Studi Penggunaan Platform Digital) : $b Studi Penggunaan Platform Digital /$c Madao Septyadi =100 #$$a Madao Septyadi =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19321 =700 #$$a Ginting Arwanto Harimas =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 323.042 598 483 1 =084 ##$$a 323.042 598 483 1 MAD p =020 ##$$a - =600 #4$$a Partisipasi politik =520 ##$$a Penulis berfokus pada peran KPUD Kota Kendari dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula pada pilpres 2024 di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan oleh KPUD Kota Kendari dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula di Pilpres 2024 serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan di lapangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis Teori yang digunakan ialah teori peran menurut Biddle B.J. & Thomas yang terdiri dari harapan, norma, wujud perilaku, dan peniliaian (Biddle, B. J., & Thomas, 1996). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu menunjukan bahwa KPUD Kota Kendari telah melaksanakan perannya dengan baik dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti akses dan kemampuan literasi. Sebagai bentuk upaya, KPUD Kota Kendari melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak serta memberikan program-program peningkatan literasi digital. Kesimpulan: Penulis memberikan kesimpulan bahwa Peran KPUD Kota Kendari dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula dengan menggunakan platform digital memiliki dampak yang besar, meskipun memiliki beberapa hambatan yang utamanya disebabkan oleh akses yang terbatas terhadap teknologi di beberapa daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan internet, hambatan nampak dari ketidakmampuan pemilih pemula dalam mengolah informasi yang diterima melalui platform digital.