=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193171 =005 20260204012745 =035 ##$$a 0010-0226000255 =245 1#$$a GAYA KEPEMIMPINAN PENJABAT KEPALA DAERAH PEREMPUAN DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PROVINSI SULAWESI UTARA : $b Studi Penggunaan Platform Digital /$c Arif Hendi Nul Hakim =100 #$$a Arif Hendi Nul Hakim =250 ##$$a - =300 ##$$a 13 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16616 =700 #$$a Teguh Ilham =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.150 959 842 11 =084 ##$$a 352.150 959 842 11 ARI g =020 ##$$a - =600 #4$$a Pemerintah Daerah =520 ##$$a Menjadi pemimpin bagi kaum perempuan tentu bukan hal yang gampang, apalagi menjadi Penjabat Bupati. Seiring dengan usaha kerja keras sebagai seorang pemimpin, Rinny Tamuntuan tidak lepas dari berbagai tantangan saat menjalankan tugas dan kewajiban.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perempuan Penjabat Bupati Sangihe dr. Rinny Tamuntuan. Selain itu untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan perempuan sebagai Penjabat Bupati Sangihe. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori gaya kepemimpinan perempuan oleh Situmorang dimana ada empat macam gaya kepemimpinan dengan dua belas dimensi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, verifikasi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat beberapa temuan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini dr. Rinny Tamuntuan adalah gaya kepemimpinan feminim – transformasional karena adanya kesesuaian berdasarkan data dan karakter individu dr. Rinny Tamuntuan. Selain itu, terdapat dua indikator yang serupa antara kedua gaya tersebut, yaitu charismatic dan team oriented dengan individual consideration. Kesimpulan: Gaya kepemimpinan dr. Rinny Ramuntuan merupakan gaya kepemimpinan Feminim-Transformasional. Dengan faktor pendukung antara lain ; proses penunjukkan penjabat bupati rinny yang relatif lancar, skill / kemampuan beliau dalam memimpin pemerintahan, pengalaman kerja, hingga penerimaan positif dari mayoritas masyarakat sangihe. Faktor yang menjadi hambatan dr. Rinny Tamuntuan dalam menjalankan kepemimpinannya di Kabupaten Kepulauan Sangihe yaitu kondisi geografis dan cuaca yang kurang kondusif serta kurangnya dukungan partai politik bagi kaum perempuan.