=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193187 =005 20260204015322 =035 ##$$a 0010-0226000271 =245 1#$$a ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL STUDI DI KABUPATEN LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR : $b - /$c Nur Indah Aminanti Putri =100 #$$a Nur Indah Aminanti Putri =250 ##$$a - =300 ##$$a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17586 =700 #$$a Noudy Reinold P. Tendean =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.150 959 828 28 =084 ##$$a 352.150 959 828 28 NUR a =020 ##$$a - =650 #4$$a Administrasi Pemerintahan Daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan kesiapan masyarakat untuk menghadapi penerapan teknologi dalam hal ini aplikasi Identitas Kependudukan Digital atau KTP digital yang merupakan hasil perubahan dari KTP-el. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan teknologi masyarakat, mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor penghambat tingkat kesiapan teknologi masyarakat, dan mengidentifikasi upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan teori Technology Readiness Index (TRI) oleh Parasuraman. Penelitian diawali dengan merancang kuesioner sesuai metode TRI, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas. Setelah kuesioner dinyatakan lolos uji, kuesioner disebarkan ke responden penelitian. Peneliti melakukan wawancara, dokumentasi dan observasi ketika penelitian. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa variabel Insecurity memberi skor terbesar, kemudian variabel Optimism. Variabel yang perlu ditingkatkan yaitu variabel Innovativeness dan Discomfort. Skor TRI yang didapatkan sebesar 3,4964. Faktor penghambat tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital adalah dari keyakinan dan keinginan masyarakat yang kurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan tingkat kesiapan teknologi masyarakat Kabupaten Lumajang yakni menyebarluaskan informasi IKD melalui berbagai cara baik dari media sosial maupun dari individu ke individu lainnya, aktivasi IKD setelah proses pelayanan langsung, serta melakukan perekaman KTP dan aktivasi IKD di SMA, SMK dan MA. Kesimpulan: tingkat kesiapan masyarakat Kabupaten Lumajang dalam penerapan Identitas Kependudukan Digital dalam kategori sedang atau Medium Technology Readiness.