=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193195 =005 20260204020556 =035 ##$$a 0010-0226000279 =245 1#$$a EFEKTIVITAS PENERBITAN SURAT PINDAH DATANG MELALUI PROGRAM PENTAGRAM DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN WAJO : $b - /$c Sahrida Karnelia =100 #$$a Sahrida Karnelia =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18826 =700 #$$a Kusworo =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 353.530 959 847 61 =084 ##$$a 353.530 959 847 61 SAH e =020 ##$$a - =650 #4$$a Program untuk Kesejahteraan Masyarakat =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana program Pentagram di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan, terutama dalam penerbitan surat pindah datang. Namun, salah satu kendalanya adalah jarak yang jauh antara tempat tinggal masyarakat dengan kantor Disdukcapil Kabupaten Wajo.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program Pentagram, Apa saja faktor yang menjadi penghambat program Pentagram dan Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam program Pentagram oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan triangulasi teknik triangulasi untuk memperoleh data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh dalam penelitian pelaksanaan program Pentagram, ditemukan bahwa program Pentagram dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang sulit datang ke kantor Dukcapil karena jarak yang jauh, terutama dalam proses penerbitan surat pindah datang. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa beberapa masyarakat mengalami kesulitan karena minimnya pengetahuan tentang teknologi, sehingga tidak dapat memanfaatkan layanan melalui program Pentagram ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kesimpulan yang dapat ditarik penulis bahwa program pentagram sesuai dengan 5 (lima) dimensi yang telah diamati sudah terlaksana dengan cukup baik. Namun, masih ada hambatan dalam pelaksanaan program ini diantaranya sosialisasi yang belum mennyeluruh sehingga masyarakat yang berusia lanjut masih banyak yang belum mengetahui tentang program pentagram. Selain itu, jaringan internet yang kurang memadai terkadang membuat pelayanan Pentagram ini tidak dapat dilaksanakan. Namun, dari sekian hambatan dalam pelaksanaan program tersebut Dinas Kependudukan dan