=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193196 =005 20260204020640 =035 ##$$a 0010-0226000280 =245 1#$$a KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BIDANG PERIZINAN MELALUI APLIKASI PERIZINAN ONLINE DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KOTA PEKANBARU /$c Lafinia Annisa =100 #$$a Lafinia Annisa =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 : $b ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19441 =700 #$$a Irfan Setiawan =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 352.345 981 411 1 =084 ##$$a 352.345 981 411 1 LAF k =020 ##$$a - =650 #4$$a Pelayanan Perizinan =520 ##$$a Latar Belakang: Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan di DPMPTSP Kota Pekanbaru selalu menurun setiap tahunnya sejak tahun 2019 sampai tahun 2022. Dimana indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2019 sebesar 87,61%. Tahun 2020 turun menjadi 86,62%. Begitu pula pada tahun 2021 terjadi penurunan menjadi 80,94%. Hingga pada tahun 2022 terjadi penurunan menjadi 78,74%. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat masih belum puas atas pelayanan perizinan online tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik bidang perizinan melalui aplikasi perizinan online, 2 untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat peningkatan kualitas pelayanan publik melalui aplikasi perizinan online, serta menganalisis upaya yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bidang perizinan melalui aplikasi perizinan online di DPMPTSP Kota Pekanbaru. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Jenis data yang digunakan penulis, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan perizinan online telah terlaksana dengan baik, meskipun masih ada beberapa hambatan, yaitu sarana dan prasarana yang masih kurang memadai yang terjadi setelah adanya bencana kebakaran dan kurangnya pemahaman masyarakat terkait informasi terhadap penggunaan fasilitas website perizinan online. Kesimpulan: Kualitas pelayanan publik bidang perizinan melalui aplikasi online di DPMPTSP Kota Pekanbaru umumnya baik, kecuali pada indikator Bukti Fisik. Hambatan utama adalah kurangnya sarana pasca kebakaran dan kurangnya pemahaman masyarakat. DPMPTSP berupaya meningkatkan sarana dan prasarana serta melakukan sosialisasi terkait pelayanan online.