=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193203 =005 20260204021920 =035 ##$$a 0010-0226000287 =245 1#$$a OPTIMALISASI PERAN DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENURUNKAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN BONE PROVISI SULAWESI SELATAN : $b - /$c A.Moh.Syahrul =100 #$$a A.Moh.Syahrul =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18140 =700 #$$a Hestiwati Basir =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 363.859 847 62 =084 ##$$a 363.859 847 62 A.M o =020 ##$$a - =650 #4$$a Masalah Stunting =520 ##$$a Permasalahan (GAP): Stunting adalah masalah serius yang memengaruhi kesehatan anakanak di seluruh dunia, terutama di Indonesia, dan menjadi tantangan dalam mencapai visi Indonesia 2045. Provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi dengan penurunan angka stunting yang kurang signifikan, dan Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten dengan angka stunting yang masih di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi peran Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Peran Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bone telah dilaksanakan dengan baik. Namun, masih ada hambatan dalam pelaksanaannya, termasuk ketidakmerataan kesejahteraan masyarakat dan pengasuhan yang tidak tepat karena pengetahuan orang tua yang terbatas tentang gizi seimbang. Kesimpulan: Peran Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bone telah dilaksanakan dengan baik, terlihat dari penurunan angka stunting yang terus menerus selama beberapa tahun terakhir. Untuk mencegah stunting, disarankan untuk mengoptimalkan teknologi informasi, media sosial, dan berkolaborasi dengan berbagai komponen pemerintah.