=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193301 =005 20260205104623 =035 ##$$a 0010-0226000385 =245 1#$$a PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PENDEKATAN DESIGN THINKING PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PALEMBANG /$c Ummi Kultsum =100 #$$a Ummi Kultsum =250 ##$$a - =300 ##$$a 14 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16798 =700 #$$a Ismail Nurdin =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 004.095 981 616 2 =084 ##$$a 004.095 981 616 2 UMM p =650 #4$$a Teknik Informatika =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan sampah di Kota Palembang menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya kesadaran masyarakat, armada pengangkutan yang tidak memadai, dan infrastruktur yang tidak memadai di TPA Sukawinatan. Hal ini menyebabkan kelebihan kapasitas di TPA Sukawinatan, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang komprehensif dan terintegrasi. Tujuan: Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang prototyoe sistem pengelolaan sampah dengan menggunakan pendekatan design thinking di Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang. Metode: Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan eksploratif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengelolaan sampah dan menganalisis kebutuhan masyarakat. Teknologi informasi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah. Oleh karena itu, pendekatan design thinking digunakan untuk menciptakan solusi inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode observasi, FGD (Forum Group Discussion), dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype sistem pengelolaan sampah yang dirancang memiliki keunggulan karena dapat diintegrasikan dengan berbagai komponen seperti aplikasi smartphone, bank sampah, edukasi, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Prototype ini juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Kesimpulan: Penelitian ini berhasil merancang prototype sistem pengelolaan sampah untuk Kota Palembang dengan menggunakan pendekatan design thinking, mengatasi tantangan utama seperti rendahnya kesadaran masyarakat, armada pengangkutan yang kurang memadai, dan infrastruktur yang kurang memadai di TPA Sukawinatan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang menerapkan solusi inovatif yang dihasilkan dari pendekatan design thinking untuk meningkatkan efisiensi dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Palembang.