=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193320 =005 20260205112524 =035 ##$$a 0010-0226000404 =245 1#$$a PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN KENDARAAN DENGAN DIMENSI DAN MUATAN YANG BERLEBIH (OVER DIMENSION OVER LOAD) DI KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU /$c Muhammad Syafiq Hizan =100 #$$a Muhammad Syafiq Hizan =300 ##$$a 15 : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17931 =700 #$$a Sarwani =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 363.109 598 141 22 =084 ##$$a 363.109 598 141 22 MUH p =650 #4$$a Keselamatan Transportasi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Siak merupakan kabupaten dengan posisi wilayah berada di pertengahan Provinsi Riau, Kabupaten Siak juga memiliki kawasan industri yang tinggi, kawasan industri tentunya perlu melakukan distribusi terhadap produk yang dihasilkan dan distribusi barang tentunya membutuhkan kendaraan yang memiliki muatan angkutan barang, hal ini yang menyebabkan banyaknya jumlah kendaraan bermuatan barang seperti truk, tronton dan sebagainya yang melintas di jalan untuk mengangkut barang-barang dan melakukan mobilisasi sesuai dengan kepentingannya masing-masing. Dampaknya sering didapati pelanggaran yakni kendaraan dengan dimensi dan muatan yang berlebih (Over Dimension Over Load) di Kabupaten Siak. Tujuan: tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pengawasan dan pengendalian kendaraan dengan dimensi dan muatan yang berlebih (Over Dimension Over Load) di Kabupaten Siak, serta bagaimana upaya Dinas Perhubungan Kabupaten Siak mengatasi permasalahan atau hambatan yang terjadi dalam pengawasan dan pengendalian kendaraan dengan dimensi dan muatan yang berlebih (Over Dimension Over Load) di Kabupaten Siak. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yang dibantu dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: menunjukkan bahwa pengawasan dan pengendalian kendaraan dengan dimensi dan muatan yang berlebih (Over Dimension Over Load) di Kabupaten Siak secara umum berjalan dengan baik, akan tetapi masih terdapat kendala dan hambatan seperti sarana dan prasarana yang belum terlengkapi, selain itu masih terjadinya malpraktik saat dilapangan seperti suap-menyuap. Untuk mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian kendaraan dengan dimensi dan muatan yang berlebih (Over Dimension Over Load) di Kabupaten Siak, penulis menyarankan agar Dinas Perhubungan Kabupaten Siak dapat melakukan perbaikan alat timbang portable yang sudah dimiliki atau melakukan peminjaman didaerah lain pada saat keadaan tertentu. Selain itu, Dinas Perhubungan dapat meningkatkan mutu, kompetensi serta integritas petugas pengawas dan rutin melakukan sosialisasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan dan pengendalian kendaraan Over Dimension Over Load untuk menciptakan pengawasan dan pengendalian yang optimal.