=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193323 =005 20260205113537 =035 ##$$a 0010-0226000407 =245 1#$$a TATA KELOLA KOLABORASI DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU /$c Ryan Pranugie Harianja =100 #$$a Ryan Pranugie Harianja =300 ##$$a 13 : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17321 =700 #$$a Jamaruddin =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 362.509 598 141 51 =084 ##$$a 362.509 598 141 51 RYA t =600 #4$$a Layanan Penanggulangan Kemiskinan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan pengentasan kemiskinan dengan tata kelola kolaborasi karena terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin dan garis kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hulu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui bagaimana tata kelola kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hulu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan paradigma konstruktivisme menurut Creswell. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penulis menemukan bahwa tata kelola kolaborasi antara pemerintah dan akademisi berjalan dengan baik karena dimensi dialog tatap muka, pembangunan kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama dan hasil antara yang ada menunjukkan adanya strategi dalam upaya pengentasan kemiskinan yakni dengan pelaksanaan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu dalam membantu masyarakat miskin. Kesimpulan: Proses tata kelola kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hulu berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan adanya kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam menentukan strategi atau kebijakan dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hulu.