=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193326 =005 20260205114651 =035 ##$$a 0010-0226000410 =245 1#$$a PENGEMBANGAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DAN P3K DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH : $b - /$c Agus Setyawan, I Nyoman =100 #$$a Agus Setyawan, I Nyoman =250 ##$$a - =300 ##$$a 15 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18847 =700 #$$a Stenly Ferdinand Pangerapan =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 658.359 844 31 =084 ##$$a 658.359 844 31 AGU p =020 ##$$a - =650 #4$$a manajemen sdm =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan sumber daya manusia merupakan wujud peningkatan produktivitas pegawai dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam penulisan skripsi ini, pembahasan yang akan diangkat oleh peneliti adalah tentang Pengembangan Pegawai Aparatur Sipil Negara Dan P3K Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu. Tujuan: Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan Personil Aparatur Sipil Negara dan P3K di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu berlangsung, untuk mengidentifikasi faktor penghambat dalam Pengembangan Personil, dan untuk menganalisis upaya yang diambil untuk mengatasi faktor penghambat dalam Pengembangan Personil Aparatur Sipil Negara dan P3K Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif induktif, yang hasil dan pembahasannya akan dijelaskan secara rinci dengan penelitian spesifik yang sesuai dengan pendekatan ilmiah untuk mencapai tujuan tertentu. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian yang telah dilakukan terdapat beberapa permasalahan yang menjadi hambatan dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota palu dalam melakukan pengembangan pegawai secara optimal. Faktor penghambat dalam proses pengembangan pegawai adalah faktor anggaran yang minim dan sarana prasarana yang kurang memadai pada dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Palu. Adapun upaya yang dilakukan adalah Melaksanakan Pengembangan Pegawai dengan Pemaksimalkan sarana dan prasarana yang ada, dan Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan berkolaborasi untuk pengembangan pegawai. Kesimpulan: Penelitian tentang Pengembangan pegawai aparatur sipil negara dan P3K di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu menunjukkan bahwa meskipun pengembangan pegawai berjalan dengan baik, masih ada kendala seperti minimnya anggaran dan kurangnya sarana prasarana, namun upaya optimalisasi sumber daya dan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah dilakukan untuk mengatasinya.