=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193327 =005 20260205114911 =035 ##$$a 0010-0226000411 =245 1#$$a EVALUASI LAYANAN 112 DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Dhea Aurellia Miranda Syam =100 #$$a Dhea Aurellia Miranda Syam =300 ##$$a 13 hlm : $b illus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17080 =700 #$$a Megandaru Widhi Kawuryan =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 351.095 984 771 =084 ##$$a 351.095 984 771 DHE e =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyelenggaraan sistem Layanan 112 yang diharapkan menjadi terobosan dalam mempermudah dan meningkatkan kepuasan pelayanan pemerintah terhadap pengaduan masyarakat, ternyata tidak berjalan dengan sempurna. Hal ini dapat dilihat dari jauh lebih banyak panggilan tidak serius dibanding panggilan serius ke layanan 112. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivitasan layanan 112 dalam meningkatkan pelayanan publik di Kota Makassar. Metode: Metode yang digunakan peniliti ialah metode deskriptif kualitatif dengan teori CIPP dari Daniel Stufflebeam. Teknik pengambilan data penelitian ini melalui observasi, dokumentasi dan wawancara berbagai informan yang ditentukan dan yang tidak sengaja ditemui berada di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar. Hasil/Temuan: Pemanfaatan layanan 112 memberikan sistem integrasi dan kemudahan akses yang mempermudah masyarakat kota Makassar, meskipun masih terkendala dengan sarana dan prasarana, kurangnya SDM serta kurangnya kesadaran masyarakat Kota Makassar dalam memanfaatkan layanan 112 di Kota Makassar. Kesimpulan: Garis besar penelitian ini berdasarkan konsep Daniel Stufflebeam mengenai evaluasi CIPP, layanan 112 Kota Makassar meningkatkan keefektivitasan dan efesiensi dalam menangani panggilan darurat melalui satu nomor yang mudah diingat.