=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193336 =005 20260205122856 =035 ##$$a 0010-0226000420 =245 1#$$a EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI DALAM PENGELOLAAN APLIKASI ELEKTRONIK SISTEM MANAJEMEN LAYANAN KEPEGAWAIAN (E-SMILE) DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH KOTA PANGKALPINANG : $b - /$c ACHMAD PRAYOGA =100 #$$a ACHMAD PRAYOGA =250 ##$$a - =300 ##$$a 14 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19174 =700 #$$a Haryanto =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 658.359 816 311 =084 ##$$a 658.359 816 311 ACH e =020 ##$$a - =650 #4$$a manajemen sdm =520 ##$$a Latar Belakang (GAP): Kinerja di pemerintahan seringkali dijelaskan sebagai fenomena yang kompleks dalam mencapai hasil oleh pegawai dalam sistem administrasi publik. Saat ini, pegawai dihadapkan pada tuntutan untuk mengikuti perkembangan teknologi sebagai alat bantu dalam menyelesaikan tantangan dan kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat profesionalitas pegawai, mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya, dan menggali upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BKPSDMD Kota Pangkalpinang. Metode: Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan deskriptif dan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, serta triangulasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat profesionalitas pegawai telah terbilang baik, namun terdapat kelemahan pada aspek efektivitas dalam hal kuantitas kerja, kualitas kerja, dan penggunaan waktu, serta pada aspek efisiensi dalam hal biaya. Kurangnya jumlah pegawai menjadi salah satu penyebab utama ketidakfokusan dalam pengelolaan aplikasi E-SMILE dan pelaksanaan tugas-tugas lainnya. BKPSDMD Kota Pangkalpinang telah melakukan upaya untuk mengatasi kendala tersebut. Kesimpulan: Rekomendasi dari penelitian ini adalah mendefinisikan kembali peran pegawai dalam manajemen aplikasi dan segera mengisi kekosongan tenaga kerja dengan merekrut pegawai yang memiliki keahlian sesuai bidangnya.