=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193425 =005 20260206082424 =035 ##$$a 0010-0226000509 =245 1#$$a PENERTIBAN TAMAN KOTA DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU /$c GRACYELLA SELEKY =100 #$$a GRACYELLA SELEKY =250 ##$$a - =300 ##$$a 14 hlm : $b Ilust ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17650 =700 #$$a Abdul Rahman =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 712.559 852 23 =084 ##$$a 712.559 852 23 GRA p =020 ##$$a - =650 #4$$a Taman Kota =520 ##$$a Pelaksanaan penertiban taman kota yang belum optimal, sehingga pelanggaran terkait pemanfaatan taman kota sering kali terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penertiban taman kota di Kabupaten Maluku Tengah, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penertiban tersebut, serta mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah dalam pemeliharaan taman kota. Metode: Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan pemodelan Rasch, dan menggunakan dua teori yaitu teori Struktur Fungsional oleh Tallcot Parson (1937) dan teori Penertiban oleh Eviany dan Sutiyo (2023). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil pengumpulan data dan analisa yang dilakukan, peneliti menemukan bahwa kemampuan adaptasi dan penerapan peraturan masih lemah, sementara masyarakat menunjukkan kecenderungan mendukung perbaikan motivasi dan pemeliharaan pola budaya. Kesimpulan: 2 Pelaksanaan penertiban taman kota masih memerlukan evaluasi terutama dalam hal payung hukum, peningkatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Selain itu, upaya pemeliharaan taman kota harus terus ditingkatkan dan dilestarikan.