=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193426 =005 20260206082510 =035 ##$$a 0010-0226000510 =245 1#$$a EFEKTIVITAS PROGRAM PELAYANAN AKTA KELAHIRAN MELALUI SISTEM INFORMASI AKTA KELAHIRAN DAN KEMATIAN (SIHATI) ONLINE DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH : $b - /$c ABDUL AZIZ =100 #$$a ABDUL AZIZ =250 ##$$a - =300 ##$$a 11 hlm : $b Ilus ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18776 =700 #$$a Hestiwati Basir =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 929.359 811 12 =084 ##$$a 929.359 811 12 ABD e =020 ##$$a - =650 #4$$a Akta Kelahiran =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangnya data kependudukan yang akurat dan terkini di kota Banda Aceh memiliki implikasi yang signifikan bagi pengambilan keputusan pemerintah dan masyarakat, Penelitian ini dilaksanakan untuk menjawab bagaimana efektivitas pelayanan akta kelahiran online melalui inovasi SiHati Online pada Disdukcapil Kota Banda Aceh, serta untuk mengetahui kendala dalam pelayanan akta kelahiran secara online melalui inovasi SiHati Online pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Banda Aceh, dan melihat apa saja upaya yang dilakukan pemerintah Kota Banda Aceh dalam menangani masalah pelayanan akta kelahiran secara Online melalui inovasi SiHati Online pada Dinas dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh. Tujuan: penelitian ini bertujuanuntuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai efektivitas pelayanan akta kelahiran Online menggunakan inovasi SiHati Online pada Disdukcapil Kota Banda Aceh dan menganalisis kendala dalam proses pelayanan akta kelahiran secara Online menggunakan inovasi SiHati Online pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh. Metode: Metode pengumpulan data yang digunakan dalam pendekatan kualitatif meliputi wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil/Temuan: program SiHati Online penulis nilai belum efektif dalam pelaksanaan pelayanan penerbitan dokumen kependudukan khususnya akta kelahiran Kesimpulan: kurang efektifnya program SiHati Online disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, keterbatasan Infrastruktur dan akses internet, masyarakat yang tidak siap menerima perubahan budaya dan kebiasaan. Upaya yang dilakukan Disdukcapil Kota Banda Aceh dalam menanggapi hal ini adalah dengan melakukan Sosialisasi dan Edukasi, Peningkatan Infrastruktur Teknologi, Peningkatan Kualitas Layanan, dan Kolaborasi dengan Pihak Eksternal.