=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193435 =005 20260206083811 =035 ##$$a 0010-0226000519 =245 1#$$a OPTIMALISASI BELANJA MODAL UNTUK MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN BLORA PROVINSI JAWA TENGAH : $b - /$c Oktavia Hardian Sari =100 #$$a Oktavia Hardian Sari =250 ##$$a - =300 ##$$a 10 : $b Ilust. ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17796 =700 #$$a Eljawati =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 354.640 959 826 71 =084 ##$$a 354.640 959 826 71 OKT o =020 ##$$a - =650 #4$$a Pembangunan Daerah =520 ##$$a Kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur di Kabupaten Blora terutama infrastruktur jalan sangat tinggi karena masih banyak yang rusak dan perlu diperbaiki. Hal ini dipengaruhi belanja modal yang membiayai pembangunan infrastruktur belum optimal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan belanja modal untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara (6 informan) dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teori optimalisasi menurut Siringoringo (2005). Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu belanja modal masih belum optimal sehingga berpengaruh terhadap pembangunan infrastruktur yang belum baik dan memadai. Hal ini dilihat dari 3 dimensi yang meliputi tujuan, alternatif keputusan dan sumber daya yang membatasi. Adapun hal yang 2 menghambat dari optimalisasi belanja modal adalah kemampuan keuangan, sumber manusia yang terbatas dan kondisi tanah yang ekspansif. Kesimpulan: Belanja modal untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah masih belum optimal, dikarenakan belum memenuhi dimensi dan indikator untuk dikatakan optimal. Guna meningkatkan optimalisasi belanja modal untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, disarankan agar melakukan pengajuan kepada pemerintah pusat atau daerah dan melakukan pinjaman daerah, perekrutan pegawai serta rekomendasi konstruksi bangunan.