=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001193450 =005 20260206085545 =035 ##$$a 0010-0226000534 =245 1#$$a PEMBINAAN ANAK JALANAN, GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c ANDIZA CANDRIKA MAHARANI =100 #$$a ANDIZA CANDRIKA MAHARANI =250 ##$$a - =300 ##$$a 12 hlm : $b - ; $c -$e - =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18295 =700 #$$a Abdul Wahab =260 ##$$a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 =082 ##$$a 362.959 847 =084 ##$$a 362.959 847 AND p =020 ##$$a - =650 #4$$a Layanan Sosial =520 ##$$a Pembinaan anak jalanan, gelandangan dan pengemis oleh Dinas Sosial diharapkan mampu membantu unttuk memabntu masyarkat untuk meningkatkan kemampuan dan ketetampilan khusus agar memiliki penghidupan dan pekrjaan yang layak sehingga dapat mengurangi angka anak jalanan, gelandangan dan pengemis yang masih beraktivitas di jalanan. Namun temuan di lapangan bahwa hal ini tidak berjalan sempurna. Hal ini dapat dilihat dari angka Anak jalanan, gelandangan dan pengemis yang masih beraktivitas di jalanan yang mengalami peningkatan sejak tahun 2020. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pembinaan anak jalanan, gelandangan dan pengemis yang dilakukan oleh Dinas Sosial di Kota Makassar. Metode: Metode yang digunakan penliti ialah metode deskriptif kualitatif dengan teori Pembinaan dari Miftah Thoha. Teknik pengambilan data penelitian ini melalui observasi, dokumentasi dan wawancara berbagai informan. Hasil/Temuan: Pembinaan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis oleh Dinas Sosial di Kota Makassar telah melaksanakan pembinaan dengan mengacu kepada Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 2 tahun 2008 dengan maksimal, meskipun masih terkendala dengan sarana dan prasarana, kurangnya SDM serta masih kurangnya kesadaran Masyarakat Kota Makassar dalam menyikapi permasalahan ini. Kesimpulan: Garis besar penelitian ini berdasarkan konsep pembinaan oleh Miftah Thoha, pembinaan anak jalanan, gelandangan dan pengemis oleh Dinas Sosial di Kota Makassar membantu Masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya melalui berbagai bimbingan dan keterampilan sehingga memiliki kehidupan yang layak dan tidak Kembali beraktivitas di jalanan.